Home JabodetabekHP Meledak Saat Dicas, Majelis Taklim Ciawi Hangus

HP Meledak Saat Dicas, Majelis Taklim Ciawi Hangus

by CeritaBerita

Sebuah insiden kebakaran melanda bangunan majelis taklim atau kobong di dalam area pondok pesantren yang terletak di Jambu Luwuk, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Peristiwa mendebarkan ini terjadi pada Minggu malam, (5/7). Kebakaran hebat tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik akibat sebuah telepon genggam (handphone) yang meledak ketika sedang diisi daya (dicas).

Kepala Dinas Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengonfirmasi kejadian tersebut kepada awak media pada Senin, (6/7). Menurut penjelasannya, objek utama yang hangus dilahap si jago merah adalah bangunan majelis taklim. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun total kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Suara Ledakan di Tengah Pengajian dan Amukan Si Jago Merah

Berdasarkan laporan yang masuk, kebakaran diperkirakan mulai berkobar sekitar pukul 20.06 WIB. Sebelum api membesar, beberapa warga sekitar sempat dikejutkan oleh suara ledakan yang cukup keras dari arah dalam bangunan kobong tersebut.

“Warga mendengar adanya ledakan di bagian dalam majelis, akibat handphone yang sedang dicas ditinggal oleh pemiliknya ke pengajian,” ujar Yudi.

Karena ditinggal tanpa pengawasan, percikan api pasca-ledakan dengan cepat menyambar material mudah terbakar di sekitarnya. Api langsung merembet hebat dan melalap bangunan dua lantai tersebut, yang memiliki luas kurang lebih sekitar 100 meter persegi.

Melihat kobaran api yang kian membesar, warga setempat mulai panik. Mereka khawatir si jago merah akan merembet ke area pemukiman padat penduduk yang berada di sekitar pesantren. Tanpa mengulur waktu, warga segera berinisiatif menghubungi tim pemadam kebakaran dari Sektor Ciawi agar situasi bisa segera ditangani.

Perjuangan Petugas Damkar Menembus Akses Jalan yang Sempit

Mendapat laporan dari masyarakat, Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Ciawi langsung mengerahkan dua unit armada mobil pemadam menuju lokasi kejadian. Namun, perjalanan tim sempat menemui kendala karena kondisi arus lalu lintas yang sangat padat serta akses jalan menuju tempat kejadian perkara (TKP) yang tergolong sempit.

Meski harus berhadapan dengan medan yang cukup sulit, petugas tetap berupaya maksimal. Proses lokalisir dan pemadaman api akhirnya berjalan dengan lancar. Setelah berjuang keras melokalisir titik api agar tidak meluas, petugas berhasil memadamkan kebakaran secara total dalam waktu sekitar dua jam. Peristiwa ini menjadi imbauan penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan tidak meninggalkan perangkat elektronik yang sedang diisi daya tanpa pengawasan.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar