Home Hukum & KriminalitasGlory Harimas Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG

Glory Harimas Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG

by CeritaBerita

Daftar hitam tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) makin hari makin banyak. Kali ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) gak main-main dan kembali unjuk gigi. Korps Adhyaksa resmi menetapkan Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, Glory Harimas Sihombing (GHS), sebagai tersangka baru dalam pusaran kasus korupsi tersebut. Pengumuman ini langsung disampaikan di Gedung Kejagung, Jakarta, pada Kamis (18/6).

Pihak Kejagung menegaskan kalau penetapan status tersangka ini gak asal-asalan. Mereka udah mengantongi bukti yang kuat banget buat menyeret bos yayasan ketahanan pangan ini ke dalam jeruji besi. Langkah berani Kejagung ini langsung bikin heboh jagat media sosial karena netizen gak nyangka kalau pihak swasta sekalas ketua yayasan ikut ikutan main kotor di program nasional ini.

“Setelah melakukan pemeriksaan terhadap saksi, saudara GHS, dan berdasarkan dua alat bukti yang ada, maka tim penyidik menetapkan saudara GHS selaku pihak swasta sebagai tersangka dalam perkara dimaksud,” tegas Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, kepada para wartawan di Kejagung, Jakarta, Kamis (18/6).

Oknum Swasta Ikut Main, Netizen Auto Geram Total!

Masuknya nama Glory Harimas Sihombing alias GHS ke dalam daftar tersangka jelas bikin netizen dan masyarakat luas langsung geram. Syarief Sulaeman Nahdi juga menjelaskan kalau pemeriksaan intensif udah dilakukan sebelum akhirnya tim penyidik menaikkan status GHS dari saksi menjadi tersangka. Dua alat bukti yang sah udah lebih dari cukup buat mengunci posisi GHS biar gak bisa mengelak lagi dari jeratan hukum.

Keterlibatan GHS sebagai pihak swasta ini membuka tabir baru kalau ternyata borok di dalam proyek Makan Bergizi Gratis ini udah menjalar ke mana-mana, gak cuma di lingkungan birokrasi aja. Kasus ini pun diprediksi bakal makin liar dan memanas, mengingat tim penyidik Kejagung masih terus ngulik dan nyari tahu apakah ada “pemain” lain yang ikut menikmati duit haram dari potongan jatah makan siang anak-anak sekolah ini.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar