Garda Pemuda NasDem secara resmi mengumumkan kesiapannya untuk menggelar Kongres II yang akan dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 organisasi. Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan di Ballroom DPP Partai NasDem pada Selasa, (14/7), agenda besar ini dipastikan berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 21 hingga 22 juli 2026, bertempat di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara.
Ketua Organizing Committee (OC), Ok Fachru Hidayat, menjelaskan bahwa antusiasme kepengurusan daerah sangat tinggi untuk menyukseskan gelaran ini. Berdasarkan pendataan awal, sebanyak 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) tingkat provinsi telah terdaftar lengkap. Selain itu, ada sekitar 232 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat kabupaten/kota yang siap hadir, sehingga total peserta diperkirakan mencapai 400 orang dan dipastikan sudah memenuhi syarat kuorum.
Rangkaian kongres tahun ini mengusung tema ‘Pemuda Mandiri, Bangsa Berdaulat’. Acara akan dibuka pada (21/7) pukul 15.00 WIB dengan sesi diskusi publik bertajuk ‘Unduh Rasa’. Setelah agenda pembukaan tersebut, seluruh utusan daerah akan melanjutkan pembahasan internal melalui persidangan tertutup hingga penutupan resmi pada (22/7) malam.
Diskusi Publik ‘Unduh Rasa’ dan Target Gaet Suara Gen Z
Ada hal unik dalam perhelatan kongres kali ini, yaitu digelarnya diskusi terbuka bernama ‘Unduh Rasa’. Sekretaris Steering Committee (SC), Maral, membeberkan bahwa konsep ‘unduh’ yang berarti download ini sengaja dipilih untuk menggantikan istilah ‘unjuk rasa’. Lewat ajang ini, Garda Pemuda NasDem ingin lebih banyak menyerap aspirasi, masukan, serta gagasan dari para aktivis muda, pemimpin organisasi, hingga tokoh senior yang pernah duduk di pemerintahan mengenai kriteria pemimpin masa depan.
Langkah inklusif ini juga menjadi bentuk pelaksanaan instruksi langsung dari Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Mengingat pada gelaran Pemilu 2029 mendatang porsi pemilih milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha diprediksi bakal mendominasi lebih dari 50 persen total pemilih, peran sayap pemuda dianggap sangat krusial dalam merangkul simpati pemilih pemula.
Oleh karena itu, Garda Pemuda NasDem menegaskan komitmennya sebagai wadah yang sangat terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang. Tidak hanya terbatas bagi mereka yang ingin terjun ke dunia politik praktis, organisasi ini juga siap menampung berbagai profesi seperti pengusaha, aktivis, sutradara, hingga seniman dan musisi untuk berkarya bersama demi kemajuan bangsa.
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: liputan6.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.