Siap-siap nih warga! Ada kabar yang bakal bikin kalian lebih care sama dompet, terutama soal kartu sakti bernama e-KTP. Kemendagri lagi ancang-ancang mau ngasih denda kalau kalian ngilangin e-KTP. Waduh, nggak bisa sembarangan naruh lagi nih!
Biar nggak kudet, cekidot poin-poin pentingnya yang udah gue rangkum pake bahasa tongkrongan:
Selama ini kan kita santuy banget ya, KTP ilang tinggal lapor, bikin baru, eh gratis. Nah, kebiasaan “gampangin” ini mau diubah sama pemerintah.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, bilang kalau tiap hari ada puluhan ribu orang yang lapor kehilangan dokumen kependudukan. Gara-gara gratis, orang jadi nggak terlalu tanggung jawab buat jagain. Padahal, nyetak ulang itu makan biaya gede banget alias jadi cost center buat negara.
“Perlu dipikirkan agar warga bisa lebih bertanggung jawab dengan mewajibkan untuk membayar, dikenakan denda lah kira-kira begitu,” kata Bima Arya pas rapat di DPR (20/4/2026).
Eits, jangan emosi dulu karena pemerintah juga masih punya hati, jadi denda ini nggak bakal berlaku kalau KTP kamu ilang gara-gara bencana alam, ada perubahan elemen data kayak status dari jomblo jadi kawin, atau kalau kondisi KTP-nya rusak bukan karena disengaja melainkan di luar kendali pemiliknya.
Wacana denda ini sebenernya bagian dari revisi UU Adminduk yang lagi digodok, di mana ada beberapa poin keren kayak NIK yang bakal jadi “Single Identity” biar urusan data nggak ribet, penggunaan istilah yang lebih sopan dengan ganti kata “cacat” jadi “disabilitas”, penguatan Kartu Identitas Anak (KIA) buat adek-adek di bawah 17 tahun, sampai urusan kependudukan yang makin satset karena bakal full digital lewat aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Inget ya gais, aturan denda ini masih wacana dan lagi dibahas bareng DPR. Belum ketok palu jadi keputusan final. Tapi ya ada baiknya dari sekarang kita mulai disiplin jagain e-KTP. Jangan sampe terselip, apalagi ketinggalan di fotokopian gara-gara buru-buru!
Gimana menurut kalian? Setuju nggak kalau ilang KTP kudu bayar denda biar pada kapok?