Hari ini, Kamis (18/6), kawasan Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mendadak jadi super tegang. Pasalnya, bekas lahan Hotel Sultan Jakarta resmi dieksekusi. Gak main-main, sebanyak 3.161 personel gabungan dari polisi sampai TNI dikerahkan cuma buat mengamankan proses pengosongan lahan ini.
Iptu Erlyn Sumantri, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, mengonfirmasi kalau ribuan personel itu emang disiapin biar situasinya gak makin chaos. Hotel legendaris yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto, Tanah Abang, Jakarta Pusat ini dulunya dikelola sama PT Indobuildco milik Pontjo Sutowo. Konflik ini sebetulnya udah drama panjang banget, gaes, alias udah bergulir sekitar 26 tahun antara pihak pengelola dan Pusat Pengelolaan Kompleks GBK (PPKGBK).
Inti masalahnya karena Hak Guna Bangunan (HGB) nomor 26 dan 27 atas nama PT Indobuildco udah habis dan gak diperpanjang lagi sama Kementerian ATR/BPN. Pemerintah lewat Kemensetneg dan PPKGBK menegaskan kalau lahan itu adalah aset negara yang wajib balik ke pangkuan ibu pertiwi. Akhirnya, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ngabulin permohonan eksekusi yang diajuin sejak Februari 2026 lalu.
Massa Ngamuk, Akses GBK Langsung Lock Down!
Proses eksekusi ini jelas gak berjalan mulus gitu aja. Sekitar jam 08.00 WIB tadi pagi, suasana di depan lobi Hotel Sultan udah memanas. Sekelompok massa simpatisan berkerumun buat nolak eksekusi ini. Mereka ngebentang spanduk-spanduk protes bertuliskan “Tolak eksekusi atau perampasan bisnis pengusaha pribumi” hingga “Hotel Sultan bukan aset GBK”. Suasana makin mencekam waktu aparat dilempari batu oleh massa yang emosi.
Gara-gara keributan dan proses eksekusi ini, pengelola GBK terpaksa melakukan pembatasan demi keamanan publik. Buat kamu yang mau ke area GBK hari ini, siap-siap cari rute alternatif ya. Beberapa titik penting bakal di-lock down alias ditutup sementara sepanjang hari ini dari jam 00.00 sampai 24.00 WIB.
Gara-gara proses eksekusi yang super tegang ini, pengelola GBK terpaksa melakukan lockdown lokal dan menutup sementara beberapa akses penting sepanjang hari, mulai dari Pintu 5, Pintu 7, hingga Pintu 8, sehingga kamu yang mau keluar-masuk bakal langsung dialihkan ke Pintu 2, Pintu 10, atau Pintu 6 khusus buat pejalan kaki. Gak cuma akses jalan aja yang buntet, fasilitas publik favorit kayak area Parkir Timur, Hutan Kota, Stadion Softball, sampai sepanjang Jl. KTT hingga JICC juga ikutan ditutup total, jadi mendingan kamu cari rute alternatif atau area nongkrong lain dulu deh buat hari ini.
Untungnya, untuk area dan fasilitas GBK lainnya di luar daftar tersebut dikabarkan masih tetap beroperasi normal seperti biasa. Stay safe buat yang lagi ada di sekitaran Jakarta Pusat.
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.