Home HukumBalita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Jatisampurna Bekasi

Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Jatisampurna Bekasi

by CeritaBerita

Warga Kota Bekasi lagi dihebohkan sama kejadian super ngenes. Seorang balita laki-laki yang baru berumur dua tahun ditemukan tewas gak wajar di sebuah rumah kontrakan. Peristiwa kelam ini terjadi di kawasan RW 10 Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi pada Rabu malam, (27/05).

Menurut Ketua RT 03, Taufik, kondisi korban bener-bener memprihatinkan waktu pertama kali ditemukan karena ada luka akibat senjata tajam di tubuhnya. Gak cuma korban, warga yang mendatangi lokasi juga nemuin paman korban berinisial G (18 tahun) dalam kondisi terluka parah di bagian lehernya. Karena situasinya kritis, warga bareng pihak kepolisian langsung gerak cepat mengevakuasi G ke RSUD Jatisampurna buat dapet penanganan medis.

Siapa Sebenarnya Sosok G? Ini Penjelasan Polisi

Usut punya usut, balita malang ini sehari-harinya tinggal di kontrakan tersebut bersama sang nenek yang berinisial M (60 tahun). Sementara itu, G yang mengalami luka di lehernya merupakan anak kandung dari M, alias paman dari korban sendiri. Kronologi di lapangan langsung mengarah kuat ke satu nama sebagai dalang di balik tragedi berdarah ini.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, blak-blakan menyebut kalau terduga pelaku kuat dalam kasus ini adalah G, yang sekarang masih dirawat intensif di rumah sakit. Bukti di TKP pun mengarah kuat ke remaja belasan tahun tersebut.

“Ada pisau dapur di genggamannya,” ungkap Kompol Andi Muhammad Iqbal saat memberikan keterangan kepada wartawan hari ini.

Misteri Latar Belakang Keluarga dan Kondisi Psikologis Terduga Pelaku

Pihak kepolisian gak main-main dalam mengusut kasus ini. Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap para saksi, terungkap sebuah fakta mengejutkan tentang kondisi mental terduga pelaku. G ternyata punya riwayat kesehatan mental yang kurang stabil. Dia diketahui kerap berkonsultasi dengan psikiater dan ketergantungan sama obat penenang demi menjaga emosinya agar tetap stabil.

Meski buktinya sudah mengarah ke G, pihak Polres Metro Bekasi Kota menegaskan gak mau asal berspekulasi. Polisi bakal mendalami lebih lanjut dan menunggu kondisi G membaik untuk dimintai keterangan secara resmi.

Di sisi lain, warga sekitar mengaku cukup kaget dengan kejadian ini. Menurut kesaksian warga, keluarga M sudah tinggal di kontrakan Jatirangga tersebut sejak setahun yang lalu. M dikenal sebagai sosok pekerja keras yang sehari-harinya berjualan makanan ringan di pinggir jalan untuk menyambung hidup.

Pas kejadian mengerikan itu berlangsung, M baru banget pulang dari tempatnya berdagang dan langsung dihadapkan pada kenyataan pahit. Warga sekitar juga mengaku sama sekali gak tahu-menahu soal siapa orang tua kandung dari balita malang tersebut, karena sang neneklah yang selama ini mengurusnya. Kasus ini sekarang masih dalam penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar