Home BeritaAwas Buntung! Modus Penipuan FaceTime Kian Marak

Awas Buntung! Modus Penipuan FaceTime Kian Marak

by CeritaBerita

Fitur FaceTime di perangkat iPhone memang sangat memudahkan pengguna untuk saling terhubung lewat video call. Namun, kemudahan ini rupanya mulai dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak penipuan siber.

Pihak Apple bersama lembaga perlindungan konsumen Amerika Serikat, Federal Trade Commission (FTC), resmi mengeluarkan peringatan keras bagi para pengguna iPhone dan iPad pada Senin (20/7). Pengguna diminta untuk tidak mudah percaya jika menerima panggilan atau pesan FaceTime mencurigakan yang meminta informasi pribadi, pengembalian dana, hingga reset password.

Modus Pura-Pura Petugas Bank dan Dukungan Teknis

Peringatan ini dikeluarkan Apple setelah maraknya aksi rekayasa sosial (social engineering) yang menargetkan para pengguna perangkat iOS. Dalam melancarkan aksinya, para penipu kerap menyamar sebagai petugas resmi dari bank maupun tim dukungan teknis (technical support) produsen gawai.

Pola serangannya cukup rapi. Awalnya, korban dikirimi pesan SMS yang mengklaim adanya masalah pada rekening bank, kartu kredit, atau gawai mereka. Korban lalu diminta menghubungi nomor tertentu atau langsung ditelpon oleh penipu. Di tengah percakapan, pelaku akan membujuk korban beralih ke video call FaceTime dan meminta korban melakukan fitur berbagi layar (share screen).

Saat layar dibagikan, pelaku akan memandu korban membuka aplikasi m-banking atau memasukkan kode keamanan. Di situlah penipu secara leluasa mengintip kata sandi, kode OTP, hingga menguras isi rekening korban.

Langkah Pencegahan Agar Tidak Terjebak Penipuan

Menanggapi fenomena ini, Apple menegaskan bahwa petugas bank maupun karyawan resmi Apple tidak pernah menghubungi pelanggan untuk meminta kata sandi, kode verifikasi, atau data sensitif lainnya melalui FaceTime.

Guna menghindari jebakan modus baru ini, pengguna diimbau untuk selalu mematuhi beberapa tips keamanan sederhana. Pertama, jangan pernah menyalakan fitur share screen atau berbagi layar dengan nomor yang tidak dikenal. Selain itu, hindari membagikan kata sandi maupun data finansial saat melakukan panggilan video, serta segera tutup panggilan jika penelepon mulai mendesak kamu untuk mentransfer uang secara tergesa-gesa. Apabila menerima panggilan FaceTime yang mencurigakan—seperti pihak yang mengaku dari lembaga perbankan—kamu bisa mengambil tangkapan layar (screenshot) informasi panggilan tersebut lalu mengirimkannya ke email resmi reportfacetimefraud@apple.com.

Dengan tetap tenang dan tidak mudah panik saat menerima pesan atau panggilan asing, kita bisa terhindar dari potensi kejahatan siber yang merugikan ini.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar