Home BeritaAHY Apresiasi Grab Sukses Gandakan Armada Listrik di Juni 2026

AHY Apresiasi Grab Sukses Gandakan Armada Listrik di Juni 2026

by CeritaBerita

Ada kabar adem nih buat masa depan bumi kita! Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), baru saja menegaskan kalau pemerintah benar-benar serius ingin mempercepat transisi sistem transportasi nasional agar semakin ramah lingkungan. Hal ini disampaikan langsung oleh beliau saat menghadiri acara peluncuran “Gerakan Langkah Hijau Grab untuk Indonesia” yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Selasa (30/6).

Dalam kesempatan tersebut, AHY memberikan apresiasi jempolan bagi kontribusi sektor swasta, khususnya Grab Indonesia. Perusahaan ini dinilai konsisten banget dalam menambah armada kendaraan listrik mereka sebagai solusi transportasi rendah emisi.

“Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, saya menyambut dengan sangat baik, sekaligus mendorong dan mengapresiasi Grab Indonesia yang selama beberapa tahun terakhir terus berupaya menghadirkan solusi,” ujar AHY dengan penuh semangat.

Langkah nyata ini dinilai sangat klop dengan agenda besar pemerintah yang memang ingin mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Pasalnya, tahu tidak sih? Sektor transportasi darat ternyata menjadi penyumbang emisi karbon paling besar, yakni mencapai 89 persen dari total emisi sektor transportasi nasional, lho! Oleh karena itu, gerakan seperti ini dirasa sangat krusial.

Target Naik Dua Lipat, Pemerintah Siap Perbanyak SPKLU Sampai Luar Jawa

Data yang dipaparkan di acara TMII kemarin benar-benar bikin melongo. Jumlah armada kendaraan listrik milik Grab naik drastis sekali. Dari yang tadinya hanya 14 ribu unit pada tahun lalu, kini meroket tajam menjadi 28 ribu unit per Juni 2026 ini. Malahan, mereka punya target yang cukup ambisius untuk menembus angka 42 ribu unit di akhir tahun nanti.

AHY menyebutkan bahwa strategi transisi ke energi baru dan terbarukan ini penting sekali untuk segera digalakkan. Apalagi, situasi geopolitik global saat ini sedang tidak menentu, yang mana sering kali memicu harga minyak dunia ikutan melonjak tidak jelas. Dengan beralih ke listrik, kita bisa menjadi lebih mandiri secara energi.

Nah, agar masyarakat tidak ragu atau khawatir untuk beralih ke kendaraan listrik, pemerintah sekarang sedang fokus mengerjakan dua proyek utama, yaitu mengembangkan rantai pasok demi memperkuat ekosistem industri dari hulu ke hilir termasuk urusan produksi baterai dalam negeri, serta melakukan pemerataan infrastruktur dengan menyebarkan titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) secara masif agar semakin mudah diakses.

Menko AHY juga berjanji kalau titik pengisian daya atau colokan listrik ini tidak hanya akan menumpuk di Pulau Jawa saja. Pemerintah berkomitmen penuh untuk memperluas jaringannya hingga ke luar Pulau Jawa agar seluruh masyarakat Indonesia bisa menikmati fasilitas transportasi masa depan yang bersih dan hemat ini.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: tvrinews.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar