Home JabodetabekTragis! Bocah 4 Tahun Terperosok Lubang di Tebet

Tragis! Bocah 4 Tahun Terperosok Lubang di Tebet

by CeritaBerita

Kabar duka datang dari kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun dengan inisial I dilaporkan meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang sedalam 3,7 meter. Meski sempat dievakuasi dalam kondisi bernapas, nyawa balita malang tersebut sayangnya tidak tertolong saat dilarikan ke rumah sakit.

Kapolsek Tebet, AKP Ischak, membenarkan kejadian tersebut pada Senin (29/6). Beliau menyampaikan bahwa kondisi korban memang sudah tidak bisa tertolong lagi setelah upaya penanganan medis.

Kronologi Kejadian di Area Pengerjaan Taman

Peristiwa memilukan ini bermula pada Sabtu (27/6) menjelang tengah malam. Saat itu, korban sedang asyik bermain bersama teman-temannya di sekitar lokasi. Tanpa disadari, bocah tersebut masuk ke bawah pembatas seng dan berlari ke area pengerjaan taman. Ketika sedang berlari itulah, korban tiba-tiba terperosok ke dalam lubang pengerjaan yang cukup dalam.

Pihak keluarga yang menyadari kejadian tersebut langsung bergerak cepat mencari bantuan. Mereka segera melaporkan insiden ini ke pos pemadam kebakaran terdekat demi menyelamatkan sang buah hati.

Proses Evakuasi yang Berjalan Dramatis

“Anggota saya yang melakukan evakuasi dan juga disaksikan oleh warga setempat, masih kondisi hidup. Jadi tidak tertolongnya dalam perjalanan ke rumah sakit,” kata Kepala Sektor Tebet Sudin Gulkarmat Jaksel, Kusnanto.

Laporan dari pihak keluarga diterima oleh Damkar Matraman pada pukul 00.02 WIB hari Minggu (28/6/2026), yang kemudian diteruskan ke tim penyelamat Jakarta Selatan. Petugas damkar langsung tiba di lokasi dan memulai proses evakuasi pada pukul 00.15 WIB.

Proses penyelamatan ini tidak berjalan mudah. Petugas membutuhkan waktu hampir 4 jam untuk bisa mengangkat tubuh korban dari dasar lubang sedalam 3,7 meter tersebut. Perjuangan keras petugas damkar akhirnya membuahkan hasil pada pukul 03.40 WIB, di mana korban berhasil dikeluarkan dalam kondisi masih hidup.

Setelah berhasil dievakuasi, petugas dan warga langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, agar segera mendapatkan pertolongan medis darurat. Namun takdir berkata lain, korban mengembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan menuju rumah sakit. Kejadian ini menjadi pengingat pilu bagi kita semua, khususnya para orang tua, untuk selalu memperketat pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama di sekitar area proyek atau fasilitas umum yang sedang dalam masa pengerjaan.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar