Home BeritaSiapin Rp11 Miliar, Pemkab Boyolali Gratiskan Seragam Sekolah

Siapin Rp11 Miliar, Pemkab Boyolali Gratiskan Seragam Sekolah

by CeritaBerita

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali baru aja bikin gebrakan yang dijamin bikin para orang tua murid auto-senyum lebar. Gak tanggung-tanggung, mereka udah nyiapin dana segar sekitar Rp 11 miliar buat bagi-bagi seragam gratis bagi adik-adik kita yang baru masuk jenjang SD dan SMP.

Langkah keren ini diambil bukan cuma buat gaya-gayaan ya, tapi tujuannya mulia banget, yaitu buat meringankan beban dompet orang tua murid pas tahun ajaran baru. Selain itu, kebijakan ini juga sengaja dibuat buat menghilangkan praktik jual-beli seragam terselubung alias “bisnis seragam” yang biasanya suka heboh di lingkungan sekolah. Biar semuanya adil dan merata. Jadi, anak-anak baru bisa langsung fokus belajar tanpa kudu mikirin biaya tambahan yang bikin pusing tujuh keliling.

Anggarannya Gede Banget, Ini Dia Rinciannya

Penasaran gak sih berapa detail budget-nya? Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali, Dwi Hari Kuncoro, ngebocorin rinciannya pas hari Senin (22/6) kemarin. Buat anak-anak SD, Pemkab udah ngeplot anggaran sebesar Rp.5.321.259.009. Nah, buat yang jenjang SMP, jatahnya dikit lebih gede, yaitu Rp.5.885.055.000.

“Pengadaan seragam ini merupakan program pemerintah untuk membantu kebutuhan siswa. Paket yang disediakan berisi seragam OSIS, Pramuka, dan batik,” kata Pak Dwi. Mantap banget kan. Sekali dapet langsung komplit, dari seragam utama sampai baju batik buat hari tertentu.

Semua Pengusaha Bisa Ikutan War!

Nah, biar gak ada main belakang alias korupsi, Disdikbud Boyolali milih pakai sistem e-katalog mini kompetisi buat proses pengadaan barangnya. Sistem ini dinilai jauh lebih transparan dan adil dibanding main tunjuk langsung kayak cara lama.

Artinya apa? Semua konveksi atau pengusaha tekstil dari Sabang sampai Merauke punya kesempatan yang sama buat ikutan “war” proyek ini, asal spek bajunya sesuai dengan yang diminta Pemkab. “Ini bebas diikuti seluruh Indonesia, sepanjang punya lapak yang sesuai kebutuhan. Pasti banyak yang menawar,” tambah Pak Dwi.

Per hari Senin kemarin, prosesnya lagi masuk tahap adu penawaran dari para vendor. Kata Pak Dwi, udah banyak pengusaha yang masukin proposal mereka. Tapi kalian harus tahu nih, batas akhir penawarannya mepet banget, yaitu hari Rabu besok. Setelah deadline ditutup, pihak Pemkab bakal langsung nyaring mana penyedia yang paling oke dan memenuhi syarat buat ngerjain proyek besar ini. Kita doakan semoga lancar ya, biar adik-adik di Boyolali bisa sekolah pake seragam baru yang kece.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: kompas.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar