Wah, parah banget nih! Bukannya bantuin rakyat kecil, eh malah ada oknum yang nekat “nyolong” hak warga demi cuan pribadi. Tim Ditreskrimsus Polda Jambi baru aja ngebongkar praktik licik pengoplosan gas LPG subsidi di daerah Muaro Jambi, Rabu (22/4/2026).
Jalan Kaki 5 Kilometer ke TKP
Semua bermula dari laporan warga yang curiga sama gerak-gerik di Desa Pematang Gajah, Jaluko. Katanya sih, ada aktivitas pindah-pindahin isi tabung gas “si melon” (3 kg) ke tabung non-subsidi ukuran 5,5 kg sama 12 kg. Tujuannya? Ya apalagi kalau bukan dijual dengan harga mahal!
Polisi nggak pakai lama langsung tancap gas ke lokasi. Tapi jalannya nggak gampang, guys. Lokasinya nyempil banget sampai petugas harus jalan kaki sejauh 5 kilometer buat nyampe ke TKP. Definisi perjuangan banget, kan?
Satu Ketangkep, Sisanya Masih Buron
Pas polisi nyampe, bener aja, ada tiga orang yang lagi asyik “nyuntik” gas. Sayangnya, dua orang berhasil kabur lewat jalan tikus, tapi satu orang berinisial RA apes dan langsung diringkus.
Nggak berhenti di situ, polisi langsung interogasi si RA. Hasilnya, muncul nama MPS yang tugasnya jadi kurir antar-jemput tabung gas melon itu. MPS pun akhirnya ikut diciduk polisi.