Home JabodetabekPermukiman Padat di Gambir Habis Dilahap Api

Permukiman Padat di Gambir Habis Dilahap Api

by CeritaBerita

Ibu kota mendadak geger pada waktu subuh. Sebuah kebakaran hebat baru aja melanda permukiman padat penduduk yang berlokasi di Jalan Citarum, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat. Peristiwa mencekam ini terjadi pada hari Jumat (5/6), tepatnya sekitar pukul 04.48 WIB. Pas warga lagi enak-enaknya narik selimut, api tiba-tiba muncul dan langsung ngegas ngebakar bangunan di sekitarnya.

Nggak pake lama, kobaran api langsung membesar dan bikin warga setempat panik. Suasana subuh yang mestinya tenang mendadak berubah jadi chaos penuh teriakan histeris warga yang berusaha nyelametin diri seadanya.

Akses Sempit Bikin Petugas Damkar Jungkir Balik

Mendapat laporan fajar membara, pasukan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Pusat, langsung tancap gas ke lokasi. Nggak tanggung-tanggung, ada sekitar 88 personel yang diterjunin buat jinakin si jago merah, dibantu sama armada tempur sebanyak 22 unit mobil pemadam kebakaran.

Tapi ya gitu, perjuangan para petugas damkar di lapangan ternyata nggak segampang membalikkan telapak tangan. Akses jalanan menuju lokasi kejadian sangat sempit. Belum lagi ditambah adanya proyek galian di sekitar area tersebut yang bikin mobil damkar susah bermanuver. Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Syarifudin, ngejelasin kalau hambatan utamanya emang kondisi jalanan yang red flag banget buat armada besar. “Jalan sempit dan banyak pengerahan pengalian,” curhat Syarifudin pas ngasih keterangan.

Korban Jiwa Berjatuhan, 35 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Seorang lansia berinisial TBS yang udah berumur 80 tahun dilaporkan meninggal dunia karena terjebak di dalam kobaran api. Nggak cuma itu, drama subuh membara ini juga bikin lima orang warga lainnya ngalamin luka bakar yang cukup serius dan harus segera dapet perawatan medis.

“Korban meninggal dunia, TBS usia 80 tahun. Sedangkan korban luka ada lima orang,” kata Syarifudin dengan nada sedih.

Sampai berita ini diturunkan, pihak berwajib masih terus nyelidikin apa sih yang sebenernya jadi penyebab utama kebakaran di permukiman padat ini. Total ada sekitar 35 jiwa yang terdampak langsung akibat musibah ini. Mereka terpaksa harus ngungsi karena kehilangan tempat tinggal dan harta benda yang ludes jadi arang dalam sekejap mata. Semoga para korban diberi ketabahan, ya. (d)

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: sindonews.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar