Momen pernikahan yang harusnya jadi hari paling bahagia seumur hidup malah berujung jadi mimpi buruk yang super memilukan bagi sepasang kekasih di Kota Bekasi. Pasangan pengantin apes ini terpaksa menanggung malu setelah menjadi korban penipuan bermodus wedding organizer (WO) bodong. Bayangkan aja, pas hari resepsi pernikahan mereka digelar, gedung acara bener-bener kosong melompong tanpa adanya dekorasi pelaminan, hidangan katering, hingga tim dokumentasi yang datang, padahal semua biaya paket pernikahan sudah mereka bayar lunas dari jauh-jauh hari!
Tragedi pilu yang bikin nyesek ini menimpa pasangan Feny Indah Fitria Ichwana dan Rinaldy Zullfi Setyawan. Acara pernikahan mereka sendiri dijadwalkan berlangsung di Gedung Islamic Centre Bekasi pada Sabtu, (23/05). Korban mengaku kalau seluruh biaya pernikahan sebenarnya sudah mereka serahkan dan lunasi sejak bulan April 2026 kepada pihak WO yang diketahui bernama Marwah Catering Service. Namun bukannya pesta impian yang didapat, uang tabungan mereka justru raib dibawa kabur oleh oknum WO gak bertanggung jawab.
Firasat Buruk dan Kecurigaan Mulai Muncul Sejak H-7 Acara
Pengantin perempuan, Feny, membeberkan kalau firasat buruk sebenarnya sudah mulai muncul sejak seminggu sebelum acara alias H-7 pernikahan. Ia mendadak dihubungi oleh pihak pengelola gedung Islamic Centre yang menanyakan perihal pelunasan biaya sewa venue. Sontak saja Feny kaget, karena setahu dia semua urusan administrasi dan pembayaran gedung sudah diurus sepenuhnya oleh pihak Marwah Catering Service selaku WO pilihan mereka.
“Saya pikir semuanya sudah clear tinggal menunggu technical meeting saja,” ungkap Feny dengan nada sedih saat diwawancarai pada Minggu, (24/05).
Mendapat teguran dari pihak gedung, Feny pun langsung mencoba mengonfirmasi ke pihak WO. Alih-alih mendapatkan penyelesaian, pemilik WO justru terus-menerus memberikan janji manis dan meyakinkan korban kalau pembayaran gedung akan segera diselesaikan dalam waktu dekat. Pihak manajemen gedung bahkan sudah berbaik hati memberikan kelonggaran waktu hingga H-2 acara, padahal aturan aslinya pelunasan wajib dilakukan paling lambat 14 hari sebelum hari pelaksanaan. Pihak gedung juga sempat mewanti-wanti kalau belum lunas, maka dekorasi tidak akan diizinkan masuk ke area venue.
Kantor WO Kosong Melompong, Pemilik Hanya Tebar Janji Manis
Situasi yang makin genting dan gak jelas itu otomatis membuat pasangan pengantin beserta keluarga besar mereka panik bukan main karena hari pernikahan sudah di depan mata. Satu hari sebelum acara resepsi dimulai, Feny dan Rinaldy yang sudah kepalang panik langsung berinisiatif mendatangi kantor WO Marwah Catering Service buat meminta kejelasan langsung.
Sialnya, sesampainya di lokasi, kantor tersebut ternyata sudah dalam kondisi kosong melompong ditinggal penghuninya. Mereka kemudian diarahkan untuk mendatangi sebuah gudang milik WO yang berada di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Di gudang itulah pasangan pengantin ini sempat bertatap muka langsung dengan sang pemilik WO. Lagi-lagi, si pemilik cuma menebar janji palsu dengan bersumpah akan menyelesaikan seluruh pembayaran venue pada sore harinya, yang mana pada kenyataannya zonk total sampai hari pernikahan tiba.
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: tribunnews.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.