Nasib malang menimpa Febiola Br Purba, seorang pelajar asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Febiola yang menjadi terduga korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini harus berjuang melawan kondisi kesehatan yang terus menurun drastis. Ia mengalami kehilangan ingatan hingga 70 persen dan menunjukkan perubahan perilaku yang cukup memprihatinkan.
Saat ini, Febiola bertingkah layaknya anak usia tiga tahun. Ia bahkan tidak lagi mengenali anggota keluarga, guru, maupun teman-teman sekolahnya sendiri. Perubahan kondisi yang serba mendadak ini tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga yang mendampinginya setiap hari.
Sejak pertengahan Agustus 2026, Febiola telah menjalani perawatan medis secara intensif. Demi mendapatkan penanganan terbaik, ia bahkan sudah dirujuk dan berpindah penanganan di lima rumah sakit berbeda. Berdasarkan perkiraan tim medis, proses pemulihan kesehatan Febiola diprediksi membutuhkan waktu yang tidak singkat, yakni hingga satu tahun penuh dengan agenda perawatan rutin setiap minggunya.
Penyebab Gangguan Kesehatan dan Beban Finansial Keluarga
Mengenai penyebab pasti dari penurunan kondisi fisik dan memorinya, pihak dokter mengidentifikasi dua kemungkinan utama. Gangguan kesehatan tersebut diduga kuat timbul akibat infeksi bakteri atau paparan racun jamur yang masuk ke dalam tubuhnya.
Di tengah perjuangan medis yang panjang ini, beban berat harus dipikul oleh sang ayah, Icuk Sugiarto Purba, beserta keluarga. Mereka kini menghadapi kesulitan finansial yang cukup serius untuk menutup biaya pengobatan, pembelian susu khusus, serta pemenuhan kebutuhan nutrisi harian Febiola selama masa pemulihan.
Situasi makin sulit karena orang tua korban terpaksa berhenti bekerja total demi dapat mendampingi proses perawatan sang anak secara penuh di rumah sakit. Di sisi lain, bantuan medis langsung dari pemerintah daerah setempat yang sangat diharapkan hingga saat ini belum kunjung terealisasi.
Keluarga kini hanya bisa berharap ada perhatian dan ulur tangan nyata dari berbagai pihak agar Febiola bisa mendapatkan perawatan rutin yang dibutuhkan sampai kondisinya benar-benar pulih seperti sedia kala.