Pemerintah lagi buka lowongan gede-gedean buat talenta muda buat ngisi posisi pengelola di program strategis nasional, nih! Biar nggak ada drama titip-titipan atau orang dalam, BKN turun tangan langsung pake sistem CAT (Computer Assisted Test) yang super transparan. Jadi, siapa yang paling jago, dia yang bakal lolos!
Kepala BKN, Pak Zudan, negasin kalau sistem ini bakal transparan dan akuntabel banget karena mereka pengen cari SDM kompeten buat ngejalanin target raksasa pemerintah. Info pentingnya: lowongan ini terbuka buat lulusan D-3 semua jurusan, dan pendaftarannya 100% GRATIS! Status kerjanya nanti PKWT (kontrak) di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara, tapi setelah dua tahun lo bakal langsung dialihin gabung ke Kopdes Merah Putih atau Kampung Nelayan Merah Putih dengan jenjang karier yang jelas.
Targetnya pun nggak main-main, ada lebih dari 30.000 unit Kopdes dan butuh sekitar 5.476 pengelola buat Kampung Nelayan yang ditargetkan jalan full Juli 2026 nanti.
Tapi Tunggu Dulu, Masih Ada “Penyakit Lama”?
Di balik kabar gembira ini, ternyata masih ada aturan yang bikin banyak orang garuk kepala. Kenapa lowongan sekelas program strategis nasional ini masih pakai batasan pendidikan minimal D-3 dan usia maksimal 35 tahun? Banyak yang menganggap ini adalah bentuk diskriminasi nyata di dunia kerja.
Padahal, banyak talenta berbakat di luar sana yang mungkin pendidikannya non-gelar tapi punya pengalaman lapangan yang “daging” banget, atau mereka yang usianya di atas 35 tahun tapi masih sangat produktif dan punya integritas tinggi. Membatasi peluang berdasarkan angka di ijazah dan umur rasanya malah bikin pemerintah kehilangan kesempatan dapet SDM yang benar-benar punya skill nyata, bukan cuma sekadar lulus tes teori. 🤙🔥