Kabar duka menyelimuti warga Desa Tran Rias, Kabupaten Bangka Selatan. Seorang warga setempat dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tersengat aliran listrik pada Selasa (18/8). Peristiwa tragis ini terjadi ketika korban sedang beraktivitas seperti biasa, yakni mengecat gapura selamat datang yang berlokasi di kawasan dekat Kantor Polres Bangka Selatan.
Kejadian yang berlangsung mendadak tersebut tentu mengagetkan warga sekitar. Siapa sangka, kegiatan mengecat yang awalnya berjalan lancar justru berujung pada insiden mematikan yang merenggut nyawa korban.
Kronologi Singkat Kejadian di Bawah Kabel Bertegangan Tinggi
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari lokasi, korban diduga berada terlalu dekat dengan jaringan kabel bertegangan tinggi saat bekerja di bagian atas gapura. Posisi yang cukup tinggi dan dekat dengan aliran listrik tegangannya besar diduga menjadi penyebab utama korban tersengat.
Melihat korban dalam kondisi darurat, warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung bergerak cepat. Tanpa berpikir panjang, mereka bergotong-royong mengevakuasi korban dan melarikannya ke rumah sakit terdekat agar mendapatkan penanganan medis secara cepat. Sayangnya, takdir berkata lain. Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa korban tidak dapat tertolong.
Belum Ada Keterangan Resmi dan Evaluasi K3 yang Diharapkan
Hingga saat ini, kronologi pasti mengenai bagaimana korban bisa tersetrum serta siapa pihak yang bertanggung jawab atas proyek pengecatan gapura tersebut masih belum diketahui secara pasti. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan maupun instansi terkait belum merilis keterangan resmi mengenai insiden ini.
Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi banyak pihak. Masyarakat sekitar berharap ada evaluasi menyeluruh terkait penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya untuk pekerjaan yang dilakukan di area rawan bertegangan tinggi. Langkah pencegahan yang ketat sangat penting agar musibah serupa tidak terulang kembali di masa depan.