Home OlahragaGabung Ducati, Pedro Acosta Mengaku Sama Sekali Tanpa Beban

Gabung Ducati, Pedro Acosta Mengaku Sama Sekali Tanpa Beban

by CeritaBerita

Langkah besar diambil oleh pebalap muda berbakat asal Spanyol, Pedro Acosta. Setelah selama lima hingga enam tahun terafiliasi erat dengan KTM sejak merintis karier di kelas Moto3 pada usia 16 tahun, pebalap berjuluk El Tiburon de Mazarron ini kini bersiap mengarungi babak yang benar-benar baru bersama Ducati.

Menariknya, Acosta menjadi pebalap pertama sejak Jorge Lorenzo pada musim 2017 yang langsung menembus tim pabrikan Ducati tanpa perlu ‘magang’ atau bernaung terlebih dahulu di tim satelit. Kepindahan ini tentu menjadi sorotan hangat para pecinta balap motor di seluruh dunia.

Berbagi Garasi dengan Sang Juara Dunia Marc Marquez

Di tim barunya nanti, Pedro Acosta akan bersanding dan berbagi garasi dengan sosok legendaris, Marc Marquez. Marquez sendiri memegang reputasi sebagai pebalap paling sukses di atas grid saat ini dengan raihan tujuh gelar juara dunia MotoGP. Gelar terakhirnya diraih lewat penampilan yang sangat dominan sepanjang musim 2025, setelah sebelumnya sempat menimba pengalaman bersama tim satelit Gresini Ducati.

Meski berada satu tim dengan pebalap kawakan setenar Marquez, Acosta menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa tertekan atau terbeban.

Fokus Mencari Ritme dan Adaptasi Lingkungan Baru

Bagi Acosta, fokus utamanya dalam musim debut bersama Ducati adalah beradaptasi dan menemukan ritme kerja yang pas di dalam garasi tim asal Italia tersebut. Ia sadar betul bahwa proses ini akan membutuhkan waktu, mengingat ia sudah sangat terbiasa dengan lingkungan dan orang-orang di KTM selama bertahun-tahun.

Acosta menilai posisinya dan Marc Marquez sangat berbeda secara fase karier. Marquez berada di penghujung karier keemasannya dan sudah sangat mengenal seluk-beluk tim, sementara dirinya baru saja memulai langkah awal. Beruntung bagi Acosta, ia diikat kontrak selama minimal dua musim oleh Ducati. Durasi kontrak tersebut memberikannya cukup ruang dan waktu untuk beradaptasi dengan tenang di musim pertama, sebelum kemudian tampil habis-habisan untuk mengejar hasil maksimal pada musim keduanya.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar