Home BeritaProtes Petasan Dini Hari, Acara Maulid Nabi Berujung Kericuhan

Protes Petasan Dini Hari, Acara Maulid Nabi Berujung Kericuhan

by CeritaBerita

Sebuah rekaman video yang memperlihatkan kericuhan antara warga dan penyelenggara acara Maulid Nabi di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Kericuhan tersebut dipicu oleh protes warga yang merasa terganggu akibat penyalaan petasan hingga larut malam.

Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada Sabtu (3/10/2026) dini hari. Berdasarkan informasi yang dihimpun, petasan dan kembang api terus dinyalakan oleh pihak penyelenggara hingga sekitar pukul 01.00 WIB. Suara bising yang beruntun tersebut membuat warga sekitar merasa sangat terganggu di tengah waktu istirahat.

Dalam video yang beredar, tampak seorang ibu meluapkan protesnya terhadap aksi penyalaan kembang api di acara keagamaan tersebut. Ia menyatakan keberatan karena suara petasan yang terus-menerus hingga dini hari telah mengganggu ketenteraman warga. Sejumlah anak kecil di sekitar lokasi bahkan dikabarkan terbangun dan menangis ketakutan akibat suara bising tersebut.

Situasi kian memanas ketika seorang ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus turut menyampaikan keluhannya secara langsung kepada pihak penyelenggara. Dengan nada emosional, ia menjelaskan bahwa suara petasan yang keras tersebut memicu anaknya mengalami tremor atau gemetar karena kaget dan ketakutan.

Meski beberapa warga berupaya menenangkan ibu tersebut, sebagian peserta acara justru menunjukkan reaksi balik yang agresif. Sejumlah oknum peserta acara malah marah-marah dan melontarkan tuduhan tidak pantas, termasuk menyebut warga yang protes sebagai “kafir”.

Ketegangan semakin meningkat saat sang ibu mencoba meminta panitia untuk datang dan bertanggung jawab atas gangguan tersebut. Dalam situasi yang memanas, beberapa orang terlihat melakukan intimidasi terhadap korban. Suasana sempat tidak terkendali hingga terdengar teriakan protes dari korban yang merasa haknya dilanggar. “Ini pelecehan, ini pelecehan,” teriak ibu tersebut dalam rekaman video.

Mediasi Dilakukan Pascakejadian Kericuhan Maulid Nabi di Pondok Pinang

Menanggapi insiden yang meresahkan ini, aparat kepolisian bergerak cepat untuk meredam potensi konflik lanjutan di tengah masyarakat. Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Seala Syah Alam, menyatakan pihaknya telah memantau dan memonitor perkembangan situasi di lokasi kejadian.

Saat ini, pihak kepolisian bersama aparatur kelurahan setempat tengah memfasilitasi proses penyelesaian masalah secara damai. “Sudah, sedang dimediasikan oleh lurah,” ujar Kompol Seala saat dikonfirmasi pada Senin (5/10/2026).

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga ketertiban umum dan saling menghormati antartetangga, terutama dalam penyelenggaraan kegiatan keramaian di lingkungan pemukiman padat penduduk, demi terciptanya kerukunan bersama.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai langkah mediasi yang dilakukan oleh pihak kelurahan dan kepolisian dalam menangani kasus ini?

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar