Home BeritaKomdigi Gandeng META Berantas Spam Judi Online

Komdigi Gandeng META Berantas Spam Judi Online

by CeritaBerita

Bagi kamu pengguna media sosial yang sering dibuat jengkel oleh kemunculan akun-akun asing di kolom komentar, ada kabar baik yang sangat melegakan. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akhirnya mengambil langkah tegas demi merespons keluhan masyarakat terkait maraknya spam promosi judi online yang kian hari kian mengganggu di berbagai platform digital.

Usai menggelar pertemuan penting di Jakarta pada hari Selasa, (30/6), Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengumumkan bahwa pemerintah resmi menggandeng raksasa teknologi dunia, META. Kolaborasi besar ini diwujudkan lewat pembentukan sebuah tim bersama yang bertugas khusus untuk memberantas penyebaran konten ilegal tersebut secara cepat dan masif.

Fokus Bersihkan Kolom Komentar Facebook dan Instagram

Langkah cepat ini diambil bukan tanpa alasan. Berdasarkan pantaun di lapangan, belakangan ini memang terjadi lonjakan peredaran iklan judi online dengan modus baru yang sangat licik, yaitu dengan membanjiri kolom komentar di media sosial populer seperti Facebook dan Instagram. Hal ini dinilai sudah sangat meresahkan karena menyasar pengguna umum, termasuk anak-anak di bawah umur.

“Adanya lonjakan spam promosi judi online yang membanjiri kolom komentar media sosial, antara lain di Facebook dan Instagram, maka Komdigi bekerja sama dengan META membentuk tim bersama untuk mempercepat penanganan modus baru tersebut,” ujar Meutya Hafid dengan penuh optimisme saat ditemui usai rapat koordinasi.

Gandeng Polri Hingga OJK Demi Putus Aliran Dana

Kerja sama dengan META ini barulah langkah awal di sisi preventif atau pencegahan teknologi. Agar penanganannya bisa bersih sampai ke akar-akarnya, Komdigi juga memastikan bahwa mereka tidak akan bergerak sendirian. Pihak kementerian sudah menyiapkan strategi berlapis dengan memperkuat koordinasi bersama sejumlah lembaga penegak hukum dan keuangan negara.

Komdigi kini telah bersinergi erat dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Lewat kolaborasi lintas lembaga ini, pemerintah berkomitmen untuk memperkuat penegakan hukum di dunia maya, memutus segala bentuk aliran dana transaksi ilegal, serta membongkar sampai tuntas jaringan kejahatan digital terorganisir yang berada di balik promosi judi online tersebut.

Diharapkan dengan terbentuknya tim gabungan ini, ruang digital di Indonesia bisa menjadi jauh lebih bersih, aman, dan nyaman untuk digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar