Home Luar NegeriIran Bantah Hujani UEA dengan Rudal dan Drone

Iran Bantah Hujani UEA dengan Rudal dan Drone

by CeritaBerita

Tensi di Timur Tengah mendadak mendidih lagi, guys! Uni Emirat Arab (UEA) baru aja ngelaporin kalau sistem pertahanan udara mereka kerja rodi lagi buat ngehalau serangan rudal dan drone yang konon katanya datang dari arah Iran pada Selasa (5/5) waktu setempat. Ini bukan yang pertama, karena sehari sebelumnya mereka juga udah diserang. Jadi, ini bener-bener back-to-back serangan yang bikin suasana makin tegang!

Kementerian Pertahanan UEA lewat laporan AFP dan Al Arabiya bilang kalau sistem pertahanan udara mereka “aktif banget” nge- intercept ancaman dari UAV (alias drone) dan rudal. Bayangin aja, lagi tenang-tenang, tiba-tiba langit penuh kembang api yang nggak lucu sama sekali.


MBZ Puji Militer, Tapi Iran Malah “Gaslight”?

Merespons serangan ini, Presiden UEA, Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ), langsung pasang badan. Beliau memuji habis-habisan Angkatan Bersenjata UEA yang dianggap sigap banget. Kata MBZ, UEA itu negara yang kuat, militernya efisien, dan masyarakatnya kompak banget buat nangkis agresi apa pun. Intinya, UEA gak bakal gentar meski diteror pakai senjata canggih sekalipun.

Nah, plot twist-nya dimulai di sini. Di hari yang sama, militer Iran lewat komando pusat Khatam al-Anbiya malah ngebantah keras laporan itu. Mereka bilang, “Lho, kita gak ngirim rudal atau drone apa-apa ke UEA beberapa hari terakhir.” Bahkan, Iran dengan tegas bilang kalau laporan dari UEA itu nggak berdasar alias hoaks.

Malah, Iran balik ngancam. Mereka memperingatkan kalau sampai ada serangan yang diluncurkan dari wilayah UEA ke arah mereka, Iran bakal ngasih “respons yang super tegas”. Waduh, jadi siapa nih yang bener?


Kapal Tanker ADNOC Jadi Sasaran

Sebelum drama hari Selasa ini, pada Senin (4/5), situasinya udah kacau duluan. UEA ngeklaim sukses nyegat total 15 rudal (campuran rudal balistik sama jelajah) plus empat drone. Meski dicegat, serangan itu tetep makan korban, ada tiga orang yang luka-luka sedang.

Gak cuma serangan ke wilayah darat, UEA juga ngamuk gara-gara ada drone yang menghantam kapal tanker milik perusahaan minyak negara mereka, ADNOC. Kejadiannya di Selat Hormuz yang emang lagi diblokade. Kapal MV Barakah kena hantam dua drone di lepas pantai Oman. Untungnya sih, kapal itu lagi kosong melompong gak bawa minyak, jadi gak sampai meledak hebat atau bikin pencemaran laut.


Tensi Tinggi di Jalur Strategis

UEA sekarang ngerasa punya “hak penuh dan sah” buat ngebalas semua serangan ini. Di sisi lain, Amerika Serikat (AS) udah mulai pasang kuda-kuda buat ngawal kapal-kapal yang lewat di jalur perairan strategis itu supaya nggak jadi sasaran empuk drone lagi.

Situasi ini bener-bener bikin dunia was-was. Kalau kedua negara ini terus-terusan saling klaim dan saling ancam, jalur minyak dunia bisa makin keganggu, dan ujung-ujungnya harga bensin kita bisa kena imbasnya juga. Semoga aja deh tensinya cepet turun sebelum makin runyam!

Stay safe buat temen-temen yang lagi di sana ya!

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar