Para pejuang beasiswa mana suaranya? Ada kabar gembira yang bakal bikin kalian semakin semangat untuk bersiap di depan laptop. Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun 2026 tahap 2 resmi dibuka mulai Selasa (30/6) dan akan berlangsung selama sebulan penuh. Bagi kalian yang punya impian besar untuk melanjutkan kuliah ke jenjang S2 atau S3, ini adalah saat yang paling tepat untuk menyiapkan dokumen dan mental kalian.
Menariknya, pada pendaftaran tahap 2 kali ini, ada kebijakan baru yang dinilai sangat mempermudah para pendaftar. Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, memberikan bocoran lewat wawancara pada Senin (29/6) bahwa aturan syarat bahasa Inggris sekarang sudah direlaksasi.
Bagi kalian yang ingin kuliah ke luar negeri dan sudah mengantongi Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari kampus tujuan, kalian tidak perlu lagi menyertakan sertifikat bahasa Inggris. Pihak LPDP sangat memahami bahwa biaya tes TOEFL atau IELTS resmi tergolong mahal bagi kantong pelajar.
Gandeng Puluhan Kampus Dalam Negeri dan Syarat Skor Minimal
Tidak hanya itu saja keuntungan yang bisa didapatkan. Bagi kalian yang belum memiliki LoA dan ingin melakukan tes bahasa dengan anggaran terbatas, LPDP sekarang sudah bekerja sama dengan 35 perguruan tinggi negeri yang tersebar merata di seluruh Indonesia. Jadi, kalian tidak perlu jauh-jauh pergi ke Jakarta atau kota besar lainnya hanya untuk mendapatkan sertifikat bahasa yang sah.
Sebagai patokan awal, berikut adalah minimal skor bahasa bagi pendaftar jalur non-LoA: untuk program Magister Dalam Negeri diwajibkan minimal TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, atau IELTS 6,0; sedangkan untuk Magister Luar Negeri dipatok minimal TOEFL iBT 80, IELTS 6,5, atau Duolingo 95. Sementara itu, bagi pendaftar Doktor Dalam Negeri wajib mengantongi skor minimal TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, atau IELTS 6,0; dan bagi kalian yang mengincar program Doktor Luar Negeri, syaratnya adalah minimal TOEFL iBT 94, IELTS 7,0, atau Duolingo 95.
Cara Pendaftaran dan Lini Masa Seleksi yang Wajib Dicatat
Proses pendaftarannya terbilang cukup mudah. Kalian tinggal meluncur ke situs resmi beasiswalpdp.kemenkeu.go.id, lalu klik tombol “Buat Akun Disini”. Isi data diri secara valid menggunakan NIK KTP, lakukan verifikasi email, lalu perbarui data keluarga serta portofolio kalian, mulai dari riwayat kerja, organisasi, prestasi, hingga publikasi ilmiah. Langkah terakhir tinggal unggah berkas yang diminta dan klik tombol Submit.
Agar tidak ketinggalan momen berharga ini, pastikan kalian mencatat tanggal-tanggal penting proses seleksi tahun 2026 berikut, mulai dari pendaftaran online yang dibuka sejak 30 Juni hingga 31 Juli 2026, yang kemudian akan dilanjutkan dengan proses seleksi administrasi pada Agustus 2026. Setelah itu, bagi kamu yang mendaftar melalui jalur non-LoA wajib bersiap menghadapi seleksi bakat skolastik pada September 2026, lalu melangkah ke tahap seleksi substansi atau wawancara pada Oktober 2026, hingga akhirnya pengumuman kelulusan akhir bakal resmi dirilis pada November 2026.
Jika kalian dinyatakan lolos semua tahapan seleksi tersebut, perkuliahan paling cepat akan dimulai pada awal tahun 2027 mendatang.
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: kompas.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.