Langkah awal Juventus di panggung Serie A musim 2026/2027 membuahkan hasil positif usai memetik tiga poin penuh pada pekan perdana. Bertandang ke markas Frosinone pada Minggu, (23/8), tim berjuluk Bianconeri tersebut menyegel kemenangan tipis 1-0.
Gol tunggal penentu kemenangan Juventus dicetak oleh bek tangguh Gleison Bremer pada menit ke-22. Walau berhasil meraih poin sempurna di laga pembuka, pertandingan ini diwarnai catat evaluasi penting dari pelatih anyar Juventus, Luciano Spalletti, yang menyoroti kinerja lini depan timnya.
Kritik Pedas Luciano Spalletti untuk Randal Kolo Muani
Meski sukses membawa pulang kemenangan, Luciano Spalletti tak segan melayangkan kritik terbuka kepada juru gedor anyar mereka, Randal Kolo Muani. Penyerang asal Prancis tersebut dipercaya tampil penuh selama 90 menit, namun penampilannya dinilai belum memenuhi ekspektasi tinggi klub.
Dalam laga tersebut, Kolo Muani hanya mencatatkan tiga kali percobaan tembakan dengan satu di antaranya yang tepat mengarah ke gawang. Catatan peluangnya pun terbilang minim dengan angka expected goals (xG) yang hanya menyentuh 0,4. Menurut Spalletti, penyerang berusia 27 tahun tersebut harus segera menyadari bahwa penampilannya belum kembali ke level tertinggi.
Spalletti menegaskan bahwa membela klub sekelas Juventus menuntut penyelesaian akhir yang tajam. Ia tak menampik bahwa Kolo Muani memiliki keunggulan fisik, piawai dalam menahan bola, serta pandai mencari ruang. Namun, sebagai ujung tombak utama, tugas utamanya adalah mengonversi peluang menjadi gol.
Catatan Transfer dan Kembalinya Kolo Muani ke Turin
Kembalinya Kolo Muani ke Stadion Allianz musim panas ini menjadi periode keduanya berseragam Hitam-Putih. Sebelumnya, ia sempat menjalani masa peminjaman di Juventus pada paruh kedua musim 2024/2025 dengan torehan impresif, yakni mencetak 10 gol dari 22 penampilan.
Setelah masa pinjaman tersebut usai, Kolo Muani sempat menghabiskan musim 2025/2026 di Liga Inggris bersama Tottenham Hotspur sebagai pemain pinjaman dari Paris Saint-Germain. Keinginan kuat Juventus untuk memilikinya secara permanen akhirnya terwujud pada bursa transfer musim panas ini.
Manajemen Juventus merogoh kocek hingga €38 juta (sekitar Rp 650 miliar) ditambah bonus yang bisa mencapai €12 juta untuk menebusnya dari PSG, serta mengikat sang pemain dengan kontrak berdurasi panjang hingga 2031. Kini, tantangan besar berada di pundak Kolo Muani untuk membuktikan nilainya dan menjawab kritik dari sang pelatih di laga-laga berikutnya.
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.