Home OlahragaHancur di Laga Pertama, Tottenham Tuai Cibiran

Hancur di Laga Pertama, Tottenham Tuai Cibiran

by CeritaBerita

Awal musim Liga Inggris menjadi momen yang sangat mengecewakan bagi Tottenham Hotspur. Meskipun telah menggelontorkan dana fantastis di bursa transfer musim panas ini, The Lilywhites harus mengawali langkah mereka dengan hasil pahit setelah dibantai 0-3 oleh Brentford pada laga pembuka pekan pertama.

Kekalahan telak ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola. Pasalnya, manajemen Spurs sudah memanjakan sang pelatih, Roberto De Zerbi, dengan memboyong sederet pemain bintang hingga nilai belanja klub menembus angka fantastis, yaitu 300 juta Paun (sekitar Rp 7 triliun).

Deretan Pemain Bintang dan Sorotan Hasil Pertandingan

Di antara deretan pembelian mahal yang mendarat di London Utara musim panas ini terdapat nama-nama beken seperti Jan Paul van Hecke, Mateus Fernandes, Sandro Tonali, hingga Savio. Tak berhenti di situ, Tottenham juga sukses mengamankan servis pemain berpengalaman secara gratis seperti Andy Robertson dan Marcos Senesi.

Namun, komposisi skuad mewah tersebut belum sanggup berbicara banyak di atas lapangan. Tampil di laga perdana, anak-asuh Roberto De Zerbi justru tampil melenceng dari ekspektasi dan harus mengakui keunggulan telak Brentford tiga gol tanpa balas. Hasil buruk ini tak ayal memancing cibiran dan sorotan tajam dari publik, mengingat besarnya investasi yang telah dikeluarkan klub.

Tanggapan Roberto De Zerbi Mengenai Tekanan Transfer

Meski timnya langsung panen kritik usai kekalahan memalukan tersebut, Roberto De Zerbi mengaku sama sekali tidak ambil pusing. Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa ia tidak merasa tertekan oleh besarnya nominal transfer maupun ekspektasi tinggi yang disematkan kepadanya.

De Zerbi justru secara terbuka berseloroh bahwa jika memungkinkan, ia ingin membelanjakan lebih banyak uang lagi untuk memperkuat tim. Menurutnya, klub-klub pesaing di papan atas Liga Inggris juga melakukan hal yang sama dalam memperdalam kekuatan skuad mereka.

Bagi De Zerbi, kekalahan di laga pertama ini hanyalah langkah awal dari proses panjang yang sedang ia bangun di Tottenham Hotspur. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah membawa Spurs bersaing dalam perebutan gelar juara, baik di musim ini maupun musim depan. Tekanan terbesar yang ia rasakan bukan berasal dari nilai transfer, melainkan dari ambisi pribadinya untuk memberikan trofi bagi salah satu klub terbesar di dunia tersebut.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar