Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mencatatkan tinta emas dalam sejarah karier balap internasionalnya. Membela Honda Team Asia, pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, ini sukses merebut podium kedua yang membanggakan pada balapan utama Moto3 Malaysia 2026 yang diselenggarakan di Sirkuit Sepang pada hari Minggu, 1 November 2026. Hasil luar biasa ini tidak hanya menjadi prestasi terbaiknya sepanjang musim berjalan, tetapi juga sukses melejitkan posisinya ke peringkat ketujuh dalam klasemen sementara kejuaraan dunia Moto3 musim ini.
Mengawali jalannya balapan dari grid kedelapan dalam total 15 putaran, Veda langsung menampilkan gaya balap yang sangat agresif sejak lampu start dipadamkan. Berkat ketenangan dan ketajamannya membaca situasi di lintasan, ia secara perlahan namun pasti berhasil melewati sejumlah pembalap tangguh yang berada di barisan depan. Nama-nama besar seperti Joel Kelso, Matteo Bertelle, David Almansa, pembalap tuan rumah Hakim Danish, hingga Brian Uriarte berhasil disusulnya untuk merangsek ke kelompok terdepan.
Aksi Menegangkan dari Pertengahan Balap Hingga Finish
Memasuki pertengahan hingga fase akhir perlombaan, persaingan di grup terdepan semakin berlangsung sengit dan menegangkan. Maximo Quiles, pembalap andalan CFMoto Gaviota Aspar Team, tampil sangat dominan dan berhasil memperlebar jarak di posisi terdepan hingga akhirnya keluar sebagai juara pertama. Sementara itu, pertarungan yang jauh lebih dramatis justru terjadi di kelompok belakangnya untuk memperebutkan sisa tempat di podium. Veda terlibat dalam duel ketat melawan Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo, David Almansa, serta Hakim Danish.
Memasuki putaran terakhir, situasi sempat menegangkan ketika Veda sempat kehilangan posisinya akibat mendapat tekanan hebat dari Alvaro Carpe dan Hakim Danish. Namun, pembalap bernomor start 9 tersebut menunjukkan mental juara yang luar biasa. Ia dengan jeli melihat dan memanfaatkan celah sempit di tikungan krusial untuk kembali merebut posisi kedua. Hingga menyentuh garis finis, Veda mampu mengamankan posisinya dengan selisih waktu 3,734 detik di belakang Quiles, sementara Alvaro Carpe menyusul di tempat ketiga dengan selisih 4,184 detik.
Keberhasilan gemilang di Sirkuit Sepang ini membuat Veda berhak mengantongi tambahan 20 poin penting. Tambahan poin tersebut mendongkrak total koleksinya menjadi 131 poin, sekaligus mengantarkannya naik mantap ke peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 2026.
Hasil impresif ini sekaligus sukses melampaui rekor pencapaian terbaik Veda sebelumnya, yaitu ketika ia berhasil naik podium ketiga pada ajang Moto3 Brasil pada bulan Maret 2026 lalu. Capaian di Sepang ini juga menjadi momen kebangkitan yang manis, setelah sebelumnya Veda sempat mencatatkan catatan gemilang berupa pole position pada seri Moto3 Australia pada pekan lalu, meskipun sayangnya balapan utama kala itu terpaksa dibatalkan akibat kondisi cuaca yang buruk. Seluruh rangkaian hasil positif ini membuktikan bahwa Veda Ega Pratama semakin kompetitif dan siap bersaing di jajaran atas balap dunia kelas ringan.