Jargon “Jakarta Kota Global” kayaknya agak ternoda nih sama pemandangan di Jalan Kepanduan 2, Penjaringan, Jakarta Utara. Warga di sana lagi pada elus dada karena masalah tumpukan sampah yang nggak kelar-kelar. Padahal, warga udah rajin banget lapor lewat berbagai kanal pengaduan resmi, tapi aktivitas buang sampah sembarangan di situ masih aja jalan terus.
Bolak-balik Lapor Lewat JAKI tapi Tetap Zonk
Pas dipantau pada Kamis, (14/05), seorang warga bernama Jayadi (nama samaran) ngaku kalau tumpukan sampah di lokasi tersebut makin hari makin menggunung. “Udah pernah dilaporkan melalui aplikasi JAKI, tapi masih dan tetap aktif sampai sekarang,” curhat Jayadi dengan nada kecewa. Gara-gara hal ini, kalau angin lagi kencang, bau busuknya langsung masuk ke pemukiman dan bikin pusing.
Area Olahraga Warga Berubah Jadi “Lapak” Bau Busuk
Warga lain bernama Mawar (nama samaran) juga mengeluhkan hal yang sama. Tempat yang harusnya bisa dipakai warga buat jalan santai atau olahraga, sekarang malah jadi sarang penyakit. Mawar nyebut kalau warga bahkan udah melapor berjenjang dari pihak Lurah, Camat, sampai Wali Kota Jakarta Utara. Tapi ya gitu, sampai sekarang kelanjutannya masih abu-abu alias belum ada tindakan nyata yang bikin kapok para pembuang sampah.
Menanggapi keluhan yang mulai viral ini, Andita selaku Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Pejagalan akhirnya angkat bicara. Dia membenarkan kalau penanganan sampah di RW 16 Jalan Kepanduan 2 ini emang jadi PR panjang. Laporan berulang ternyata udah masuk ke meja kelurahan sejak tanggal (22/02) lalu.
Andita ngeklaim kalau pihak kelurahan sebenarnya nggak tinggal diam. Mereka udah ngelakuin pendekatan persuasif dan ngasih surat imbauan tertulis ke lapak-lapak di sekitar lokasi yang diduga jadi biang kerok penumpukan sampah. Karena imbauan kertas kayaknya nggak mempan, pihak kelurahan berencana bakal ambil tindakan yang lebih tegas. Mereka siap berkoordinasi sama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) buat ngelakuin penertiban dalam waktu dekat.
Wah, kita doain aja deh semoga Satpol PP cepat turun tangan dan lokasinya bisa bersih lagi. Masa mau nunggu sampai sampahnya setinggi gunung baru pada sibuk? Stay clean and healthy, Sobat Utara!
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: kompas.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.