Halo Sobat Healing! Buat kalian yang berencana naik ke Puncak, Bogor, di hari kedua long weekend Kenaikan Yesus Kristus ini, ada kabar yang lumayan bikin lega. Pasalnya, per Jumat, (15/05), arus lalu lintas di kawasan dingin ini terpantau masih “ramai lancar” dan belum sehoror hari kemarin, lho!
10 Ribu Kendaraan Serbu Bogor Sejak Jumat Pagi
Satlantas Polres Bogor mencatat ada sekitar 10 ribu kendaraan yang sudah masuk ke arah Puncak lewat Tol Jagorawi sejak pagi tadi. Menurut Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Afif Widhi Ananto, jumlah ini sebenarnya turun sekitar 6 persen kalau dibandingin sama hari Kamis kemarin. Karena volumenya masih dianggap “normal”, polisi mutusin buat belum menerapkan rekayasa one way alias satu arah ke arah atas.
Alasan Polisi Belum Terapkan One Way ke Arah Atas
“Beda sama hari Kamis kemarin yang jam 07.30 WIB udah dipukul one way ke atas, pagi ini di Pos Gadog arusnya masih aman terkendali,” ujar AKP Afif di lokasi. Jadi, buat kalian yang baru mau berangkat, aksesnya masih dibuka dua arah secara normal, Gengs!
Tapi, jangan keburu seneng dulu. Meskipun nggak ada one way menyeluruh, tetep ada beberapa titik yang bikin dahi berkerut. Pantauan di lapangan menunjukkan kalau Simpang Pasir Muncang dan kawasan Megamendung mulai agak padat. Hal ini gara-gara banyaknya kendaraan yang keluar masuk persimpangan, jadi bikin ritme jalan agak tersendat. Polisi sempat ngelakuin sistem “pemenggalan” atau buka-tutup singkat biar antrean nggak makin mengular.
Nah, buat kalian yang udah di atas dan mau balik ke arah Jakarta, tetep waspada ya. Polisi sudah nyiapin skema one way arah bawah yang bakal diberlakukan secara situasional mulai siang sampai sore nanti. Jadi, pinter-pinter pilih jam pulang kalau nggak mau kena “tahan” berjam-jam di jalan.
Intinya, tetap patuhi arahan petugas di lapangan, jaga kesehatan kendaraan, dan yang paling penting: sabar! Happy long weekend, Gengs! Jangan lupa update terus info lalin lewat kanal resmi biar perjalanan makin asyik.
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.