Home HukumRapat Sambil Main Game, Anggota DPRD Kena Sanksi

Rapat Sambil Main Game, Anggota DPRD Kena Sanksi

by CeritaBerita

Masih ingat nggak sama video viral anggota dewan yang asyik main game sambil merokok pas lagi rapat? Nah, kelakuan minus ini akhirnya berbuntut panjang. Kader Partai Gerindra yang juga anggota DPRD Jember, Achmad Syahri As-Siddiq, baru aja dapet “surat cinta” berupa sanksi teguran keras dari partainya sendiri.

Sidang etik yang menegangkan ini digelar langsung di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan pada Jumat, (15/05). Majelis Kehormatan Partai Gerindra secara resmi membacakan putusan kalau pria yang akrab disapa Gus Syahri ini terbukti sah melanggar AD/ART partai karena perilakunya yang dinilai nggak etis dan merusak citra wakil rakyat.

Detik-detik Pembacaan Putusan Sanksi di Kantor DPP Jakarta

“Mengadili. Menyatakan saudara Achmad Syahri As-Siddiq terbukti telah melanggar AD/ART Partai Gerindra,” ujar pimpinan sidang, Fikrah Auliurrahman, saat membacakan putusan dengan tegas. Nggak main-main, hukuman yang dikasih adalah teguran keras dan terakhir. Artinya, posisi Gus Syahri sekarang lagi di ujung tanduk, nih!

Baca juga: Asyik Main Game Saat Rapat, Anggota DPRD Dipanggil

Pihak partai juga ngasih peringatan super tegas. Kalau sampai di kemudian hari Gus Syahri ketahuan berulah lagi atau ngelakuin pelanggaran sekecil apa pun, partainya nggak bakal segan-segan buat langsung mecat dia dari jabatannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Jember. Bye-bye kursi dewan deh kalau nggak tobat!

Menurut anggota sidang, Yunico Syahrir, aksi santai Gus Syahri saat rapat itu melanggar banyak poin penting, mulai dari aturan menjunjung tinggi kehormatan partai, sumpah kader, sampai jati diri kader Gerindra.

Pengakuan Khilaf dan Permintaan Maaf dari Sang Legislator

Gus Syahri sendiri akhirnya buka suara dan menyampaikan permintaan maafnya ke publik. Dia ngaku salah dan nyesel banget atas tindakan kurang terpujinya itu. “Saya sadar apa yang saya lakukan. Saya khilaf. Semoga ini menjadi pembelajaran dalam hidup saya,” ucapnya pasrah pada Kamis, (14/05).

Nah, semoga kejadian ini bisa jadi pelajaran berharga ya buat semua pejabat di luar sana. Digaji pakai uang rakyat itu buat kerja keras mikirin rakyat, bukan buat mabar atau asyik nge-puf di ruang rapat. Stay profesional, ya, Gaes!

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar