Home BeritaNadiem Makarim Dituntut 18 Tahun, Uang Ganti Triliunan

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun, Uang Ganti Triliunan

by CeritaBerita

Dunia pendidikan lagi berduka sekaligus syok berat nih. Kabar mengejutkan datang dari Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada Rabu, (13/05). Siapa sangka, sosok “Mas Menteri” yang kita kenal inovatif, Nadiem Makarim, baru aja dituntut hukuman super berat yaitu 18 tahun penjara gara-gara kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) periode 2020-2022.

Jaksa Minta Ganti Rugi Fantastis Sebesar Rp5,6 Triliun

Nggak cuma disuruh mendekam di hotel prodeo, Jaksa juga nuntut Nadiem buat bayar uang pengganti yang angkanya nggak masuk akal: totalnya mencapai Rp5,6 triliun! Jaksa menilai Nadiem bareng staf khususnya mengarahkan proyek ini tanpa melihat kebutuhan asli sekolah-sekolah di Indonesia, apalagi di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Alhasil, banyak laptop yang nggak kepakai dan dianggap sebagai pengkhianatan terhadap konstitusi.

Mendengar tuntutan itu, Nadiem langsung curhat di depan media. Dengan wajah yang terlihat sangat terpukul, dia bilang kalau hari itu adalah hari paling mengecewakan dalam hidupnya. “Tuntutan saya lebih besar daripada pembunuh? Lebih besar daripada teroris?” ujarnya dengan nada bingung sekaligus emosi. Nadiem bersikeras kalau nggak ada kesalahan administrasi apalagi unsur korupsi dalam proyek digitalisasi pendidikan itu.

Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah Akibat Proyek Gagal

Faktanya, kasus ini emang bikin kantong negara bocor sekitar Rp2,18 triliun. Jaksa menyebut ada aliran dana yang mencurigakan, termasuk dugaan uang sebesar Rp809,59 miliar yang masuk lewat PT Aplikasi Karya Anak Bangsa. Meskipun beberapa rekan setimnya kayak Ibam, Mulyatsyah, dan Sri Wahyuningsih udah divonis duluan dengan hukuman 4 sampai 4,5 tahun, nasib Nadiem sendiri jauh lebih tragis karena posisinya sebagai pengambil kebijakan utama.

Sekarang publik lagi nunggu banget nih, kira-kira gimana vonis akhir dari majelis hakim nanti? Apakah Nadiem bakal beneran di penjara selama belasan tahun, atau ada plot twist di pembelaannya nanti? Yang jelas, kasus ini jadi pengingat keras kalau niat baik digitalisasi harus dibarengi dengan transparansi yang bener. Stay tuned terus ya buat update-nya!

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: cnnindonesia.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar