Aksi perusakan dan pembakaran sejumlah fasilitas pemerintahan kembali melanda kawasan Papua Tengah. Sejumlah kantor instansi penting di Kabupaten Puncak ludes dilalap si jago merah setelah diamuk oleh massa pada Selasa (11/8) malam. Aksi nekat yang dilakukan oleh warga setempat ini diduga kuat dipicu oleh rasa tidak puas dan kekecewaan terkait masalah penyaluran dana desa di wilayah tersebut.
Berdasarkan data awal yang berhasil dihimpun oleh jajaran Polres Puncak, dampak dari kerusuhan malam itu terbilang sangat parah. Terdapat beberapa bangunan vital milik pemerintah daerah yang hangus terbakar. Deretan fasilitas publik tersebut meliputi Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK), Kantor Bupati Puncak, Kantor DPRD, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kantor Kesbangpol, Kantor Dinas Sosial, hingga Kantor Keuangan.
Kapolres Puncak, AKBP Domingos De F Ximenes, membenarkan adanya insiden memilu tersebut. Pihaknya mengonfirmasi bahwa rentetan aksi pembakaran ini berlangsung dalam rentang waktu yang sangat cepat, sehingga menyebabkan kerusakan berat pada pusat administrasi dan pelayanan publik bagi masyarakat di Kabupaten Puncak.
Kronologi Kejadian Hingga Penyiagaan Pasukan Pengamanan
Peristiwa mencekam ini bermula sekitar pukul 17.40 WIT ketika kerumunan massa mendatangi Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK). Saat situasi mulai dipadati warga, Bupati Puncak Elvis Tabuni sebenarnya sempat hadir secara langsung untuk menemui massa di lokasi. Beliau berupaya melakukan dialog terbuka guna menampung aspirasi dan meredakan amarah warga yang terus memuncak.
Namun, proses diskusi tersebut tidak berjalan mulus dan kondisi di lapangan justru semakin memanas. Suasana yang makin tidak terkendali akhirnya pecah sekitar pukul 18.45 WIT, di mana massa mulai menyulut api dan membakar Kantor PMK sebelum akhirnya merembet ke deretan kantor dinas lainnya di kawasan sekitar.
Merespons situasi darurat ini, aparat kepolisian bergerak cepat menyiagakan personel gabungan untuk mengamankan lokasi serta mencegah aksi perusakan meluas. Personel Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama jajaran Polsek Ilaga langsung ditempatkan di titik strategis perempatan alun-alun. Sementara itu, personel Satgas Tindak ODC disiagakan penuh di Kotis guna memastikan kondisi keamanan di Ilaga, Kabupaten Puncak, dapat kembali kondusif.