Home BeritaKarhutla Sumatera: Asap Batasi Jarak Pandang, Penerbangan Ditunda

Karhutla Sumatera: Asap Batasi Jarak Pandang, Penerbangan Ditunda

by CeritaBerita

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, terdampak oleh kondisi cuaca buruk yang terjadi pada Rabu (14/10/2026) pagi. Tebalnya kabut asap membuat jarak pandang menurun drastis hingga membahayakan kelancaran aktivitas penerbangan di bandara tersebut.

General Manager Bandara SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Sahab, menyampaikan bahwa kondisi pembatasan jarak pandang tersebut tercatat berdasarkan pembaruan data operasional bandara pada pukul 07.30 WIB. “Pada pukul 07.30 WIB, jarak pandang di Bandara SMB II Palembang tercatat 500 meter,” ujar Syaugi memberikan keterangan resmi.

Akibat jarak pandang yang sangat terbatas ini, sebanyak enam jadwal penerbangan keberangkatan tercatat mengalami penundaan. Rute-rute penerbangan yang terdampak meliputi perjalanan dari Palembang menuju Batam, Jakarta, Halim Perdanakusuma, dan Pangkalpinang.

Prioritas Keselamatan dan Pemantauan Operasional

Pihak pengelola bandara merinci bahwa penerbangan yang mengalami penundaan tersebut terdiri dari nomor penerbangan QG989 dan JT246 tujuan Batam, IU921 serta GA101 tujuan Jakarta. Selain itu, terdapat pula penerbangan ID7056 dengan tujuan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, serta IU302 dengan tujuan Pangkalpinang. “Kondisi jarak pandang yang terbatas menjadi perhatian dalam operasional penerbangan,” kata Syaugi menegaskan situasi di lapangan.

Meskipun penundaan telah diumumkan berdasarkan data pagi hari, status akhir masing-masing penerbangan serta estimasi keberangkatan terbaru masih harus dipastikan langsung melalui pembaruan informasi dari pihak maskapai dan otoritas bandara.

Syaugi memastikan bahwa pihak manajemen bandara terus mengintensifkan pemantauan terhadap situasi cuaca dan kondisi operasional secara berkala. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa seluruh prosedur berjalan sesuai standar dan aspek keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama. “Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan operasional bandara,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar