Home BeritaIsrael Lancarkan Serangan di Gaza Tujuh Orang Tewas

Israel Lancarkan Serangan di Gaza Tujuh Orang Tewas

by CeritaBerita

Jalur Gaza kembali membara akibat rentetan serangan udara dan tembakan yang dilancarkan militer Israel. Serangan terbaru di sejumlah wilayah kantong Palestina tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya tujuh orang.

Dilansir AFP, Rabu (21/10/2026), Juru Bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Bassal, bersama pihak Rumah Sakit Martir Al-Aqsa mengonfirmasi bahwa dua pria tewas akibat serangan Israel di kota Al-Zawaida dan kawasan Wadi Gaza yang berada di wilayah tengah.

Sementara itu di wilayah Gaza utara, sebuah serangan militer tepat di kawasan Jabalia al-Balad menewaskan satu orang. Pihak Rumah Sakit Al-Shifa juga mengonfirmasi telah menerima satu jenazah korban lainnya akibat serangan di lingkungan Zeitoun, sebelah tenggara Kota Gaza.

Serangan berdarah lainnya menerjang sebuah blok permukiman dekat Rumah Sakit Al-Shifa di lingkungan Al-Rimal, sebelah barat Kota Gaza. Pihak rumah sakit mengidentifikasi dua korban tewas sebagai pasangan suami istri bernama Akram Yassin dan istrinya, sementara beberapa warga lainnya mengalami luka-luka.

Militer Israel kemudian mengklaim bahwa serangan tersebut memang menargetkan sosok penting. Mereka menyatakan telah menewaskan Akram Bassam Shaaban Yassin, yang diidentifikasi sebagai pejabat senior dalam aparatur keamanan umum organisasi Hamas di Jalur Gaza.

Korban Remaja Hingga Janji Kampanye PM Netanyahu

Eskalasi kekerasan juga menyasar wilayah selatan. Pihak Rumah Sakit Nasser melaporkan telah menerima jenazah seorang remaja yang tewas terkena tembakan militer Israel di sebelah selatan Khan Younis. Saat dikonfirmasi oleh AFP mengenai laporan jatuhnya korban jiwa ini, pihak militer Israel menyatakan masih melakukan verifikasi.

Sebelumnya, militer Israel menyatakan telah menembak mati seorang anggota Hamas di kawasan Jabalia. Anggota tersebut diklaim terlibat dalam aksi penculikan Shani Louk saat peristiwa 7 Oktober.

Gelombang serangan ini terjadi di tengah atmosfer politik yang hangat di Israel. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang sedang berkampanye untuk pemilihan umum akhir bulan ini, secara terbuka berjanji akan terus menargetkan Hamas, meskipun kesepakatan gencatan senjata telah diberlakukan sejak Oktober 2025.

Operasi militer Israel yang berkepanjangan telah memaksa hampir seluruh warga Gaza mengungsi dari tempat tinggal mereka. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Gaza—yang dinilai dapat dipercaya oleh PBB—total korban jiwa sejak awal konflik telah menembus lebih dari 74.450 orang.

Meski kesepakatan penghentian permusuhan telah disetujui tahun lalu, Israel tetap melancarkan serangan hampir setiap hari. Kementerian Kesehatan setempat mencatat sedikitnya 1.500 orang telah tewas sejak gencatan senjata tersebut resmi diberlakukan.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar