Home BeritaUsai Makan MBG, Puluhan Siswa Berastagi Keracunan Massal

Usai Makan MBG, Puluhan Siswa Berastagi Keracunan Massal

by CeritaBerita

Suasana di Kota Berastagi mendadak tegang dan diselimuti rasa cemas pada Kamis, (13/8). Hari yang semula berjalan normal bagi para pelajar di SMAN 1 Berastagi mendadak berubah menjadi kepanikan besar. Puluhan siswa-siswi di sekolah tersebut harus segera dilarikan ke rumah sakit setelah diduga kuat mengalami gejala keracunan massal. Kejadian memprihatinkan ini terjadi tak lama setelah para siswa mengonsumsi hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah.

Iring-iringan kendaraan medis dan raungan sirine ambulans yang lalu-lalang tanpa henti di sepanjang jalanan Kota Berastagi makin menambah rasa panik warga sekitar. Situasi darurat ini langsung menjadi perhatian publik, mengingat jumlah korban yang membutuhkan penanganan medis tergolong cukup banyak dalam waktu yang relatif singkat.

Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis Selama Berjam-jam

Proses penanganan serta evakuasi para pelajar berlangsung sangat intensif. Sejak pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB, gelombang siswa yang membutuhkan bantuan medis terus saja berdatangan tanpa henti. Karena jumlah korban yang terus bertambah, penanganan medis terpaksa dibagi ke beberapa titik fasilitas kesehatan terdekat. Para siswa dilarikan ke RSU Efarina, RS Amanda Berastagi, hingga RSU Kabanjahe agar bisa segera mendapatkan perawatan darurat dari tim medis.

Dalam rekaman video yang beredar luas di tengah masyarakat, kondisi para siswa terlihat sangat mengkhawatirkan. Beberapa di antaranya tampak sangat lemas hingga harus digotong menggunakan kursi roda dan tandu begitu diturunkan dari mobil ambulans. Tim medis bersama para guru dan relawan berpacu dengan waktu untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan awal secepat mungkin.

Pihak Berwenang Masih Mendalami Penyebab Keracunan

Hingga saat ini, perawatan medis terhadap para siswa SMAN 1 Berastagi masih terus dilakukan secara intensif di masing-masing rumah sakit penampungan. Pihak rumah sakit terus memantau perkembangan kondisi kesehatan seluruh korban agar tidak ada komplikasi yang membahayakan jiwa mereka.

Di sisi lain, pihak berwenang bersama instansi terkait sudah mulai turun tangan untuk menyelidiki insiden ini secara mendalam. Sampel makanan dari program Makan Bergizi Gratis tersebut rencananya akan diperiksa secara laboratorium untuk memastikan dugaan penyebab pasti dari peristiwa keracunan massal ini. Kejadian ini diharapkan bisa menjadi evaluasi besar bagi pengawasan penyediaan makanan bagi anak-anak sekolah ke depannya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar