Pemerintah Malaysia kembali memperbarui daftar harga bahan bakar minyak (BBM) yang berlaku untuk sepekan ke depan. Kebijakan penyesuaian harga BBM di negeri jiran ini diterapkan secara rutin setiap seminggu sekali untuk merespons dinamika harga pasar.
Dikutip dari media lokal Malaysia, Kementerian Keuangan Malaysia telah resmi merilis rincian harga eceran bahan bakar untuk periode 15 hingga 21 Oktober 2026. Dalam pengumuman terbaru tersebut, sejumlah jenis BBM nonsubsidi mengalami penurunan harga jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya.
Di sisi lain, harga BBM bersubsidi di Malaysia dipastikan tidak mengalami perubahan. Bensin subsidi jenis RON 95 tetap dijual seharga 1,99 ringgit per liter atau setara Rp 8.746 per liter. Bensin subsidi ini disalurkan melalui skema Budi Madani RON 95 (Budi95).
Melalui skema tersebut, warga Malaysia yang memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sah berhak menikmati BBM subsidi RON 95 seharga Rp 8.000-an per liter. Adapun kuota bulanan untuk BBM subsidi ini telah dikembalikan menjadi 300 liter per pengguna sejak 1 September lalu.
Penurunan Harga Jenis BBM Nonsubsidi dan Diesel
Penurunan harga menyasar jajaran produk BBM nonsubsidi. Bensin RON 95 nonsubsidi kini ditetapkan seharga 4,62 ringgit (Rp 20.305) per liter. Angka tersebut turun sebesar lima sen dari harga pekan lalu yang sempat berada di level 4,67 ringgit per liter.
Tren penurunan juga terjadi pada bensin RON 97. Harganya meluncur turun sebesar lima sen menjadi 5,10 ringgit (Rp 22.414) per liter, dari harga pekan sebelumnya sebesar 5,15 ringgit per liter.
Selain jenis bensin, bahan bakar diesel nonsubsidi turut mencatatkan penurunan. Harga diesel B10/B15 nonsubsidi mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 10 sen, dari sebelumnya 5,27 ringgit per liter menjadi 5,17 ringgit (Rp 22.722) per liter. Sementara itu, varian diesel Euro 5 B7 juga ikut turun menjadi 5,37 ringgit (Rp 23.601) per liter.
Untuk sektor BBM diesel bersubsidi tipe B10 dan B15, harganya bertahan stabil di angka 2,10 ringgit (Rp 9.229) per liter. Sama halnya dengan bensin subsidi, para pengguna yang memenuhi syarat juga berhak mendapatkan alokasi kuota bulanan sebesar 300 liter untuk BBM diesel subsidi ini sejak September. Penyesuaian berkala ini diharapkan dapat terus menjaga stabilitas pasokan serta daya beli masyarakat.