Home BeritaAkhirnya Terkuak! Misteri Hilangnya Penumpang Travel di Morowali

Akhirnya Terkuak! Misteri Hilangnya Penumpang Travel di Morowali

by CeritaBerita

Misteri hilangnya Paramitha Titania Anggelica yang sempat membingungkan keluarga dan warga selama dua tahun akhirnya berhasil diungkap oleh pihak kepolisian. Perempuan berusia 28 tahun asal Bottodongga, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan tersebut sebelumnya dilaporkan hilang tanpa kabar saat sedang melakukan perjalanan menuju Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada bulan Juli 2024 lalu.

Perjalanan jauh menempuh jarak sekitar 647 kilometer dari Kabupaten Wajo menuju Morowali tersebut ditempuh korban dengan menggunakan jasa mobil penumpang atau travel. Mobil travel yang ditumpangi oleh korban kala itu dikemudikan oleh seorang pria bernama Alber alias Latu Bin Markus Pacca (37), yang juga merupakan warga asal Desa Bottodongga, Kecamatan Majauleng.

Berdasarkan keterangan resmi dari Kapolres Wajo, AKBP Douglas Mahendrajaya, penjemputan korban dilakukan oleh pelaku pada tanggal (22/7/2024) sekitar pukul 17.00 WITA. Namun, perjalanan yang seharusnya mengantarkan korban sampai ke tujuan dengan selamat tersebut justru berujung pada tragedi memilukan akibat konflik yang terjadi di tengah jalan.

Motif Sakit Hati Berujung Penganiayaan Berat

Penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh aparat kepolisian akhirnya membongkar motif di balik tindakan keji yang dilakukan oleh sang sopir travel. Tragedi ini dipicu oleh ucapan korban yang dinilai menyinggung perasaan pelaku hingga membuat pelaku merasa sakit hati dan tersulut emosi di sepanjang perjalanan.

Saat berada di dalam kendaraan, korban Paramitha sempat menelepon orang tuanya untuk mengabarkan kondisi perjalanannya. Dalam percakapan telepon tersebut, korban sempat mengeluarkan perkataan yang memicu kekesalan pelaku. Korban melontarkan kalimat, “nabohongika ini sopir, jelek saya liat,” yang diduga didengar langsung oleh Alber.

Rasa sakit hati yang dipendam oleh pelaku akhirnya memuncak saat kendaraan hampir sampai di lokasi tujuan. Sesaat sebelum tiba, pelaku nekat melakukan penganiayaan berat terhadap korban di dalam area perjalanan tersebut. Penganiayaan kejam itu mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat.

Fakta kelam ini disampaikan langsung oleh AKBP Douglas Mahendrajaya saat menggelar konferensi pers di Mapolres Wajo pada Senin (10/8). Kini, pelaku penganiayaan tersebut telah diamankan oleh aparat kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar