Fix bakal jadi sejarah baru di Liga Champions! Laga leg pertama semifinal antara PSG vs Bayern Munich semalam bener-bener di luar nalar. Skor akhir 5-4 buat kemenangan PSG bikin semua orang melongo, sampai-sampai disebut sebagai leg pertama semifinal paling “hujan gol” dan paling seru sepanjang masa.
Bahkan Luis Enrique, bos PSG, sampai bilang kalau ini adalah “pertandingan terbaik yang pernah dia pimpin selama jadi pelatih.” Waduh, sesenang itu ya, Coach!
Kata Mereka Soal Drama 9 Gol
Bukan cuma penonton yang jantungan sampai lemas, para aktor di lapangan juga dibuat geleng-geleng kepala sama jalannya laga yang di luar nalar ini. Luis Enrique selaku bos PSG sampai sumringah dan menyebut laga ini “amazing” karena ritmenya yang gila, di mana kedua tim sama-sama pamer skill dan main menyerang total, sementara Marquinhos cuma bisa berkomentar singkat kalau pertandingan semalam benar-benar “sinting”.
Di sisi lain, Vincent Kompany yang terpaksa nonton dari tribun eksekutif gara-gara hukuman kartu merasa geregetan dan mengaku lebih pilih berjuang di lapangan daripada cuma jadi penonton. Meski Bayern menderita karena kebobolan lima gol di laga tandang, Kompany tetap optimis bisa comeback di Allianz Arena karena timnya terbukti tetap berbahaya dan punya mental buat membalikkan keadaan di depan pendukung sendiri.
Harry Kane Malah Puji Bek Walau Kebobolan Lima!
Nah, ini yang agak beda. Harry Kane, yang baru aja mecahin rekor sebagai pemain Inggris pertama yang nyetak gol di enam laga UCL berturut-turut, malah nggak fokus ke golnya.
Meskipun gawang timnya jebol lima kali, Kane justru memuji lini belakang Bayern. “Tadi tuh duel dua tim level dewa dalam urusan nyerang dan transisi. Walaupun ada sembilan gol, menurut gue pertahanan tim gue luar biasa. Kadang emang penyerang lagi dapet harinya aja,” kata Kane kalem.
Dia juga ngingetin kalau Bayern bakal main di kandang minggu depan dengan dukungan 75.000 suporter. “Kita bakal main tanpa beban, lebih intens, dan fisik. Siapa yang bisa manfaatin momen, dia yang lolos!”