Home JabodetabekKDM Melayat Korban KRL Bekasi, Janji Bereskan Transportasi

KDM Melayat Korban KRL Bekasi, Janji Bereskan Transportasi

by CeritaBerita

Duka mendalam masih menyelimuti Bekasi pasca kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL yang memakan korban jiwa sampai 15 orang. Hari Rabu (29/04), Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM, langsung melayat ke rumah duka salah satu korban, almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna atau Ain (32).

Sambil memberikan dukungan moral, KDM blak-blakan soal biang kerok seringnya kecelakaan kereta di wilayahnya. Ternyata, masih banyak banget perlintasan kereta api “siluman” alias jalur liar yang gak punya palang pintu otomatis.

Menurut KDM, masalah ini gak bisa cuma disalahin ke satu pihak aja. Beliau negasin kalau pemerintah pusat, operator kereta, sampai warga sekitar harus kompak.

“Kita semua harus bareng-bareng nyelesain ini. Jangan ada lagi akses ilegal yang dibuka warga cuma demi motong jalan, tapi nyawa taruhannya,” kata KDM tegas.

Jangan Ada Lagi Transportasi “Pencabut Nyawa”

Beliau juga ngarep banget hasil investigasi kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur kemaren dibuka secara transparan. Intinya, di tahun 2026 ini gak boleh ada lagi transportasi umum yang jadi mesin pencabut nyawa buat masyarakat.

Kabar baiknya, Presiden Prabowo Subianto gak tinggal diam denger tragedi ini. Beliau langsung kasih lampu hijau buat pakai dana Bantuan Presiden (Banpres) guna mempercepat pembangunan Flyover Bulak Kapal di Bekasi.

Solusi Cepat di Tengah Tragedi: Anggaran Rp 4 Triliun untuk 1.800 Titik Rawan

Presiden Prabowo ngungkapin fakta yang cukup bikin melongo: ternyata ada sekitar 1.800 perlintasan sebidang di Indonesia yang nasibnya “ngeri-ngeri sedap” karena belum dijaga atau gak ada flyover-nya.

Gak pakai lama, Presiden langsung memerintahkan perbaikan di seluruh titik rawan tersebut. Estimasi biayanya? Gak main-main, mencapai Rp 4 triliun!

“Udah puluhan tahun masalah ini dibiarin, sekarang saatnya kita beresin. Nyawa rakyat itu nomor satu,” ujar Presiden.

Pembangunan flyover ini emang udah mendesak banget, apalagi mengingat korban luka-luka akibat insiden Bekasi kemarin tembus angka 84 orang. Semoga dengan adanya dana Banpres dan komitmen KDM, warga Bekasi gak perlu lagi was-was setiap kali harus lewat rel kereta api. Yuk, kita doakan semoga pembangunan flyover ini bisa sat-set selesai tanpa drama!

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar