Dunia politik dan hukum lagi heboh banget, nih! Hari Selasa (28/4) kemarin, suasana di Gedung Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung mendadak ramai. Bukan tanpa sebab, istri mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Riana Sari, dateng bareng anak-anak dan menantunya buat jenguk sang suami yang resmi jadi tersangka korupsi.
Gak pakai nunduk atau sembunyi-sembunyi, Riana Sari muncul dengan gaya yang sangat pede dan tegar. Beliau dateng didampingi anak-anaknya, mulai dari Rissana Innisa, Isfansa Mahani, sampai Lakeisha Aila. Katanya sih, ini bentuk solidaritas keluarga yang lagi kena badai hukum.
Uang Tidak Masuk Kantong Bapak
Pas ketemu awak media, Riana Sari langsung ngegas tapi tetep tenang. Dia pasang badan dan yakin banget kalau suaminya itu bersih dari tuduhan makan uang panas.
“Kami meyakini tidak ada uang yang masuk ke kantong Bapak. Yakinlah, nanti di persidangan akan terbukti,” ucapnya.
Riana juga sempat curhat soal pertemuannya di dalam sel. Katanya, Arinal masih bisa bercanda, lho! Bahkan, dia sempat dititipin barang-barang pribadi kayak cincin dan jam tangan. Pesannya ke suami cuma satu: Harus sehat dan kuat. Beliau juga negasin kalau keluarganya gak merasa malu sama sekali karena mereka percaya kebenaran bakal menang.
Pertanyakan Angka Rp271 Miliar
Nah, yang bikin makin panas, Riana juga nanya balik soal angka kerugian negara yang katanya mencapai Rp 271 miliar dari komisi migas PT Lampung Energi Berjaya (LEB). Dia minta media jangan asal tulis dan harus berimbang. Beliau malah nantang buat usut tuntas penyertaan modal Rp 10 miliar di PT LEB biar semuanya transparan.
Buat yang ketinggalan info, Arinal Djunaidi ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan korupsi dana Participating Interest (PI) 10 persen di wilayah kerja migas Offshore South East Sumatera (OSES). Arinal diduga udah melakukan intervensi sejak tahun 2019, bahkan sebelum resmi dilantik jadi Gubernur!
Modusnya macem-macem, mulai dari mindahin penunjukan perusahaan penerima komisi sampai dituduh titip-titip kerabat buat jabatan. Akhirnya, setelah diperiksa selama tujuh jam di Kejati Lampung, Arinal keluar pakai rompi merah muda dan tangan diborgol sekitar jam 21.15 WIB menuju Rutan Way Huwi.
Drama hukum ini jelas masih panjang, Apakah benar “uang gak masuk kantong” atau malah ada kejutan lain di persidangan nanti? Kita pantau terus!