Buat kalian para pejuang Anker alias Anak Kereta, khususnya para sista yang hobi nongkrong di gerbong khusus perempuan (KKW), ada kabar update nih dari Ibu Menteri kita. Jadi gini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Choiri Fauzi, baru aja ngelempar usul yang cukup berani: posisi gerbong khusus cewek di KRL mendingan jangan ditaruh di paling depan atau paling belakang lagi.
Wah, kenapa tiba-tiba ada ide begini? Ternyata usul ini nggak muncul tiba-tiba tanpa sebab. Arifah menyampaikan hal ini setelah beliau menyambangi para korban kecelakaan antara Commuter Line vs KA Argo Bromo Anggrek di RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4). Duh, ngeri banget ya denger ada insiden tabrakan kereta gitu.
Kenapa Harus Pindah Posisi?
Selama ini kan kita tau ya, gerbong pink yang estetik itu selalu setia ada di ujung-ujung rangkaian. Pihak KAI emang sengaja naruh di situ biar nggak terjadi penumpukan atau “perang” rebutan penumpang pas masuk peron. Tapi, ngelihat kejadian kecelakaan kemarin, Ibu Menteri ngerasa kalau posisi ujung itu justru jadi titik yang paling rawan kalo ada benturan hebat.
“Perlu ada evaluasi menyusul insiden kecelakaan tersebut,” kata Arifah seperti dilansir dalam video yang diunggah akun Instagram @idntimes.
Beliau pengen keamanan penumpang perempuan nggak cuma soal terhindar dari harassment, tapi juga aman secara fisik kalau amit-amit terjadi hal yang nggak diinginkan di rel. Bayangin aja, posisi depan dan belakang itu kan ibarat “benteng pertama” kalau ada tabrakan.
Dilema Antara Keamanan dan Kenyamanan
Memang sih, kalau dipindah ke tengah, tantangannya adalah gimana caranya biar penumpang nggak chaos pas mau masuk. Selama ini kita udah terbiasa lari ke ujung peron buat cari gerbong perempuan. Kalau nanti dipindah ke tengah, pastinya butuh manajemen peron yang lebih ciamik lagi biar nggak kecampur-campur sama kaum adam secara nggak sengaja.
Netizen pun heboh. Banyak komentar miring menanggapi ucapan menteri tersebut.
“Menciptakan solusi tanpa solusi” kata @ezraf*****
“Kami tidak seperti gatot kaca bu maaf” kata @liemteng*****
Tapi ya namanya juga usulan demi kebaikan bersama, pastinya pihak KAI dan KCI bakal mikir keras nih buat cari jalan tengahnya.
Gimana menurut kalian? Setuju nggak kalau gerbong cewek pindah ke tengah biar lebih aman dari benturan, atau tetep di ujung aja biar nggak pusing antreannya?