Home NasionalSurabaya Membara! Ribuan Ojol Kepung Kantor Dishub Jatim

Surabaya Membara! Ribuan Ojol Kepung Kantor Dishub Jatim

by CeritaBerita

Ada cerita lagi dari Surabaya. Hari Selasa (28/04), ribuan driver ojek online (ojol) sukses bikin suasana di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim jadi super ramai. Mereka tumpah ruah ke jalanan buat nuntut hak mereka, mulai dari urusan tarif yang dianggap nggak adil sampai masalah insentif yang bikin dompet makin tipis.

Aksi ini dimulai sejak pagi sekitar jam 09.30 WIB. Massa ojol yang solid banget ini awalnya kumpul dulu di titik legendaris Bundaran Waru-Cito dan sepanjang Jalan A. Yani sebelum akhirnya geruduk kantor Dishub. Efeknya? Ya, lalu lintas Surabaya sempat dialihkan biar nggak makin chaos.

Dishub Jatim Skakmat Aplikator Nakal

Untungnya, pihak Dishub Jatim nggak pakai lama buat kasih respons. Ainur Rofiq, selaku Kabid Angkutan Jalan Dishub Jatim, langsung turun gunung nemuin para demonstran. Kabar baiknya, ternyata Dishub udah mulai “nyentil” para perusahaan aplikator. Pak Rofiq bilang kalau mereka udah ngirim surat peringatan tertulis ke aplikator-aplikator yang selama ini diduga bandel dan nggak patuh sama SK Gubernur Jatim soal tarif angkutan online.

Kawal Perda: Perjuangan Lanjut ke Diskominfo

“Kita bakal kawal terus sampai ada Perda (Peraturan Daerah) yang sah. Kalau Perda-nya udah turun, nanti aplikator yang masih nakal bisa kena sanksi tegas!” tegas Pak Rofiq di depan massa yang lagi semangat-semangatnya.

Dalam audiensi itu, terungkap juga kalau pihak ojol punya bukti-bukti kuat soal adanya pelanggaran tarif. Makanya, Dishub minta aplikator segera benerin sistem aplikasi mereka biar sesuai sama SK Gubernur Nomor 100.3.3.1/634/013 Tahun 2025. Intinya sih, jangan sampai tenaga para driver diperas tapi bayarannya nggak sesuai aturan.

Nggak cuma di Dishub, setelah dapet angin segar soal dukungan Perda, massa aksi nggak langsung pulang. Mereka lanjut long march menuju Kantor Diskominfo Jatim buat nerusin aspirasi mereka. Solid banget ya perjuangan abang-abang ojol kita ini!

Semoga aja dengan adanya aksi tanggal 28 April ini, aplikator nggak lagi tutup mata dan pemerintah beneran gercep keluarin Perda biar nasib driver makin sejahtera. Semangat terus buat para pejuang aspal di Jawa Timur! Tetap tertib di jalan ya, lur!

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar