Home BeritaPositif Narkoba, Mengapa Julia Prastini Bebas Penjara?

Positif Narkoba, Mengapa Julia Prastini Bebas Penjara?

by CeritaBerita

Kepolisian memutuskan untuk tidak menahan selebgram Julia Prastini, atau yang akrab disapa Jule, meskipun dirinya terbukti positif mengonsumsi narkotika. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kandungan zat berbahaya dalam vape berisi etomidate yang digunakannya. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan hukum serta hasil pemeriksaan intensif yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian di wilayah hukum Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

Langkah hukum yang diambil petugas berpedoman pada aturan penanganan bagi penyalahguna narkotika yang tergolong sebagai pemakai baru. Polisi menilai aspek pemulihan jauh lebih efektif diterapkan dalam kasus ini daripada penahanan di dalam sel.

Hasil Pemeriksaan dan Penggunaan Vape Etomidate

Kasatresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Michael Kharisma Tandayu, menjelaskan alasan di balik keputusan penyidik. Menurut keterangan resminya, Jule diketahui baru mengonsumsi narkotika golongan II jenis vape etomidate tersebut dalam waktu kurun dari sebulan terakhir.

Karena jangka waktu penggunaan yang masih sangat singkat, pihak kepolisian menilai bahwa Jule merupakan pengkonsumsi pemula. Hal inilah yang menjadi pertimbangan utama petugas untuk memberikan pendekatan hukum yang lebih mengedepankan pembinaan serta pemulihan kesehatan mental dan fisiknya.

Penerapan Restorative Justice dan Rencana Rehabilitasi

Atas dasar pertimbangan tersebut, kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan Julia Prastini akhirnya diselesaikan melalui mekanisme restorative justice. Pendekatan ini berfokus pada penyelesaian masalah tanpa harus menjebloskan pelaku ke dalam penjara, mengingat statusnya sebagai korban penyalahgunaan.

Meski tidak ditahan, proses hukum dan medis tidak berhenti di situ saja. Jule selanjutnya akan menjalani serangkaian proses assessment medis dan hukum. Tahapan ini bertujuan untuk menentukan tingkat ketergantungan serta menentukan program rehabilitasi yang tepat agar ia bisa sepenuhnya lepas dari pengaruh obat-obatan terlarang.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar