Kasus dugaan penipuan gender yang menghebohkan warga Malang kini memasuki babak baru yang semakin panas. Erfastino Reynaldi Malawat alias Rey, yang sebelumnya dilaporkan oleh istrinya sendiri, IA (28), kini resmi melapor balik ke Polres Batu atas tuduhan pencemaran nama baik dan pemerasan.
Rey, yang mengaku memiliki nama asli Yupi Rere (36), membantah keras seluruh tuduhan IA dan menyebut ada skenario bohong di balik laporan sang istri.
Jika sebelumnya IA mengaku baru mengetahui identitas asli suaminya saat malam pertama, Rey memberikan kesaksian yang berbanding terbalik. Ia menegaskan bahwa sejak awal perkenalan pada Februari 2026, IA sudah mengetahui bahwa dirinya adalah seorang perempuan.
“Pernyataan yang mengaku baru tahu saat malam pertama itu tidak benar. Dia sudah tahu identitas asli saya sejak awal,” tegas Rey saat memberikan keterangan, Kamis (9/4/2026).
Tak hanya membantah soal gender, Rey juga membongkar motif ekonomi yang diduga menjadi alasan di balik konflik ini. Selama menjalin hubungan, Rey mengklaim telah mengeluarkan banyak uang untuk kebutuhan finansial IA, antara lain pelunasan utang-utang IA. biaya liburan mewah dan pembelian berbagai barang keinginan IA.
Rey bahkan menyebut bahwa pernikahan siri yang terjadi pada 3 April 2026 adalah keinginan IA, sementara dirinya justru sempat ingin mengakhiri hubungan namun merasa didesak.
Rey merasa dirinya hanyalah korban pemerasan dengan modus pernikahan. Karena merasa nama baiknya dicemarkan, ia memastikan tidak akan ada kata damai dan memilih menyelesaikan perkara ini di meja hijau.
Kini, pihak kepolisian di Malang dan Batu harus bekerja ekstra keras untuk menyinkronkan dua laporan yang saling bertolak belakang ini guna menemukan siapa yang sebenarnya berkata jujur dalam drama pernikahan sesama jenis tersebut.