Home JabodetabekPajero Sport Tabrak Lari Pedagang di Duren Sawit

Pajero Sport Tabrak Lari Pedagang di Duren Sawit

by CeritaBerita

Lagi-lagi oknum pengguna Pajero bikin ulah yang bikin netizen naik darah! Media sosial lagi gempar banget sama video viral yang nangkep momen hit and run alias tabrak lari. Kejadiannya ngeri banget, guys, sebuah Pajero Sport terpantau menghantam seorang pedagang buah dengan gerobak yang lagi nyebrang jalan sampai terpental jauh. Bukannya turun buat tanggung jawab, si sopir malah tancap gas kabur gitu aja seolah nggak punya rasa bersalah.

Peristiwa ini infonya terjadi pada Sabtu (2/5/2026) pagi sekitar jam 07.00 WIB di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Di video itu kelihatan banget benturannya kencang sampai gerobak dan korbannya terpelanting. Habis nabrak, si pengemudi Pajero langsung ngibrit masuk ke arah Tol Becakayu buat ngilangin jejak. Benar-benar nggak habis fikri, kok bisa-bisanya ada orang setega itu?

Analisis Pengamat: Kurang Fokus dan Minim Etika

Sony Susmana, pakar dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), ikut angkat bicara soal kejadian ini. Menurut beliau, kalau dilihat dari rekaman yang ada, si pengemudi Pajero ini kemungkinan besar lagi nggak fokus alias melamun saat berkendara. Kelihatan banget dia baru ngerem mendadak pas udah deket banget, bukannya ngurangin kecepatan dari jauh.

Bang Sony juga ngingetin kalau cuma ngandelin reaksi spontan doang pas nyetir itu bahaya banget. Kita wajib pakai teknik defensive driving—alias proaktif jaga kecepatan, jaga jarak, dan yang paling penting: mata sama otak harus fokus ke jalan! Jangan sampai flexing mobil gede tapi cara bawa mobilnya malah kayak amatiran yang ngebahayain nyawa orang lain.

Sanksi Hukum Nggak Main-Main

Buat si pelaku, mendingan segera tobat dan serahin diri deh. Polisi dari Polres Metro Jakarta Timur lewat AKP Darwis Yunarta udah tegas bilang kalau mereka lagi memburu si pengemudi. Korban sekarang lagi berjuang buat sembuh di RS Polri Kramatjati, sementara polisi terus ngumpulin bukti buat nangkep pelakunya.

Ingat ya, aturan hukum soal tabrak lari itu pedes banget! Berdasarkan Pasal 312 UU LLAJ, kalau kamu sengaja nggak berhenti, nggak nolongin korban, atau nggak lapor polisi pas terlibat kecelakaan, kamu bisa kena hukuman penjara maksimal 3 tahun dan denda maksimal sampai Rp 75.000.000.

Etika yang Harusnya Dilakuin (Biar Nggak Jadi Penjahat)

Sebenarnya, kalau amit-amit kita terlibat kecelakaan, aturannya simpel banget sesuai UU No. 22 Tahun 2009, jadi nggak usah panik apalagi sampai kabur. Hal pertama yang wajib dilakukan adalah segera stop kendaraan dan jangan malah ngegas, lalu prioritasin nyawa orang lain dengan cara kasih pertolongan ke korban, segera lapor ke kantor polisi terdekat supaya masalahnya jelas secara hukum, dan pastikan kasih keterangan yang jujur tanpa diputar-balikkan faktanya biar semuanya selesai dengan cara yang bener.

Kalau emang situasinya darurat banget (misal takut diamuk massa yang nggak terkendali), kamu tetap wajib secepatnya lapor ke kantor polisi terdekat. Intinya, jadilah pengemudi yang punya empati, bukan cuma punya mobil mewah tapi moralnya ketinggalan di garasi! Kita doakan semoga korban cepat pulih dan pelakunya segera keciduk. Stay safe di jalan ya, guys!

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com dan garudatvnews tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar