Ancaman musim kemarau panjang yang dipicu oleh fenomena El Nino mulai membayangi ibu kota. Menanggapi peringatan dini dari BMKG, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bergerak cepat melakukan langkah mitigasi besar-besaran untuk menjamin ketersediaan air bersih dan menekan risiko bencana di Jakarta.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan warga tidak krisis air. “Kami fokus pada langkah mitigasi untuk meminimalkan dampak kekeringan,” ujar Isnawa, Selasa (14/4/2026). BPBD telah menyiagakan armada mobil tangki, tandon air, hingga instalasi pengolahan air (IPA) mobile yang siap diterjunkan ke titik-titik rawan kekeringan melalui koordinasi ketat dengan PAM Jaya dan Dinas SDA.
Tak hanya soal air, BPBD juga meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran yang kerap meningkat saat suhu udara ekstrem. Petugas mulai menyisir kawasan padat penduduk untuk memeriksa instalasi listrik guna mencegah korsleting. Masyarakat pun diimbau untuk lebih bijak menggunakan air bersih dan rutin mengecek perangkat elektronik di rumah masing-masing demi keamanan bersama selama musim kemarau berlangsung.