Manchester City Ngamuk di London, Libas Chelsea 0-3

Aroma treble kembali tercium dari kubu Manchester City. Setelah sempat tertinggal jauh, skuad asuhan Pep Guardiola kini benar-benar menunjukkan mentalitas “hiu” yang siap menerkam mangsanya. Korban terbarunya? Chelsea, yang dipaksa bertekuk lutut 0-3 di hadapan pendukungnya sendiri di Stamford Bridge, Minggu malam.

Kemenangan telak ini bukan sekadar tiga poin biasa. Dengan tumbangnya Arsenal di tangan Bournemouth, jarak poin di puncak klasemen kini terpangkas menjadi enam angka saja. Mengingat City masih mengantongi satu tabungan pertandingan, momentum juara kini resmi berpindah ke tangan The Citizens.

Sihir Rayan Cherki dan Sang Spesialis Laga Besar

Pertandingan sempat berjalan alot di babak pertama, namun City menunjukkan kelasnya di paruh kedua. Bintang muda Prancis, Rayan Cherki, menjadi aktor utama dengan asis ke-10 musim ini yang berbuah gol pembuka lewat sundulan Nico O’Reilly.

Tak butuh waktu lama, City menggandakan keunggulan melalui Marc Guéhi setelah menerima umpan cerdas Cherki yang mengecoh seluruh lini pertahanan Chelsea. City menutup laga dengan dominasi total yang membuat Stamford Bridge terasa sunyi.

“Matahari. Saya tidak bercanda,” seloroh Pep Guardiola saat ditanya mengapa performa timnya meningkat drastis di babak kedua, merujuk pada cuaca yang membaik.

Chelsea yang “Rapuh” dan Tanpa Pemimpin

Di sisi lain, Chelsea di bawah asuhan Liam Rosenior tampak kehilangan arah. Absennya Reece James karena cedera dan sanksi internal untuk Enzo Fernández (akibat rumor transfer ke Real Madrid) membuat The Blues kehilangan kepemimpinan.

Meski sempat memberikan perlawanan lewat aksi Cole Palmer dan Pedro Neto, Chelsea gagal memanfaatkan peluang. Kekalahan ini menjadi yang kelima dari enam laga terakhir mereka, membuat posisi di zona Eropa semakin terancam.

Kemenangan telak Manchester City di Stamford Bridge ini tidak hanya memangkas jarak menjadi enam poin dari Arsenal, tetapi juga melahirkan catatan statistik yang mengesankan. Rayan Cherki semakin mengukuhkan perannya sebagai motor serangan dengan torehan 10 asis di liga musim ini, sementara bek Marc Guéhi mencatatkan sejarah unik sebagai pemain tamu pertama yang mampu menjaga dua clean sheet di markas Chelsea dalam satu musim kompetisi. Dengan satu simpanan pertandingan di tangan, hasil ini memberikan momentum besar bagi City untuk mengudeta posisi puncak klasemen dalam perburuan gelar juara.

Final di Etihad?

Drama perebutan gelar juara Liga Inggris akan mencapai puncaknya akhir pekan ini. Manchester City akan menjamu Arsenal di Etihad Stadium. Jika City menang, maka “pencurian” takhta dari tangan Meriam London dipastikan bakal menjadi kenyataan yang menyakitkan bagi Mikel Arteta.

Related posts

Eksel Runtukahu Ngamuk! Persija Sikat Persebaya Surabaya di GBK

Salah Cetak Gol, Liverpool Bangkit Hancurkan Fulham di Anfield!

Gagal Menang Lawan Girona, Mimpi Juara Real Madrid Mulai Sirna?